Terungkap, AS Ragu Bom Bunker Buster GBU-57 Mampu Tembus Situs Nuklir Fordo Iran

Jum'at, 20 Juni 2025 - 09:21 WIB
loading...
A A A
Penilaian dilakukan oleh Badan Pengurangan Ancaman Pertahanan (DTRA), komponen Departemen Pertahanan yang menguji GBU-57, karena meninjau keterbatasan persenjataan militer AS terhadap sejumlah fasilitas bawah tanah.

Situasi ini menggarisbawahi sifat kompleks dari pemogokan semacam itu dan apa yang akan terjadi pada keberhasilan: menjatuhkan GBU-57 kemungkinan akan mengembalikan kemampuan Iran untuk mendapatkan uranium tingkat senjata hingga beberapa tahun, tetapi tidak mengakhiri program sepenuhnya.

Juru bicara untuk Gedung Putih dan Pentagon tidak menanggapi permintaan komentar.

"Mengambil" Fordow—baik secara diplomatis maupun militer—dipandang sebagai pusat untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir setelah Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menemukan bahwa situs tersebut memperkaya uranium hingga 83,7%—mendekati 90% yang dibutuhkan untuk senjata nuklir.

Setiap upaya untuk menghancurkan Fordow, akan membutuhkan keterlibatan AS karena Israel tidak memiliki persenjataan untuk menyerang fasilitas yang dalam atau pesawat untuk membawanya.

Kesulitan menggunakan GBU-57 untuk menargetkan Fordow, menurut dua pejabat yang akrab dengan briefing DTRA, sebagian terletak pada karakteristik fasilitas yang terkubur di dalam gunung—dan fakta bahwa bom tidak pernah digunakan dalam situasi yang sebanding sebelumnya.

"Itu tidak akan menjadi satu dan dilakukan," kata mantan wakil direktur DTRA, pensiunan Mayor Jenderal Randy, tentang keterbatasan GBU-57. Dia menambahkan bahwa Fordow dapat dengan cepat dibangun kembali.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved