Iran Klaim Hancurkan Lab Weizmann yang Bekerja untuk Mossad, Ini 4 Alasannya

Rabu, 18 Juni 2025 - 04:10 WIB
loading...
A A A
Besarnya serangan sebenarnya mulai terlihat ketika para ilmuwan dan peneliti yang terkejut mulai berbicara tentang kerugian mereka yang besar dan tidak dapat dipulihkan.

“Dalam waktu kurang dari 15 menit, saya melihat gambar kebakaran yang menghanguskan laboratorium yang telah menjadi rumah kedua saya selama 22 tahun. Tiga lantai runtuh. Tidak ada yang tersisa — tidak ada data, tidak ada gambar, tidak ada catatan, tidak ada riwayat,” kata Profesor Eldad Tzahor, menggambarkan kehancuran laboratoriumnya, dilansir Press TV.

Tzahor menekankan besarnya kerugian, dengan mengatakan bahwa yang terjadi bukan hanya peralatan, tetapi juga penghancuran arsip ilmiah yang terkait dengan ambisi teknologi rezim Zionis.

Baca Juga: 4 Alasan AS Akan Terlibat dalam Perang Melawan Iran

3. Menghancurkan Riset Masa Depan Israel

Salah satu yang paling terpukul adalah departemen ilmu komputer, tempat laboratorium Profesor Eran Segal — pemimpin global dalam penelitian medis berbasis AI — hancur total.

Timnya yang beranggotakan 50 orang bergegas untuk menyelamatkan ribuan sampel biologis penting dari lemari pendingin yang sangat dingin, tetapi banjir menyebabkan sebagian besar sampel rusak parah.

Peralatan yang bernilai jutaan sekarang dianggap tidak dapat diperbaiki lagi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Tragis, Ibu Hamil 9...
Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Rekomendasi
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Sidang PK Nikita Mirzani...
Sidang PK Nikita Mirzani Ditunda hingga 1 Juli 2026, Kuasa Hukum Ungkap Alasannya
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Berita Terkini
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved