Iran Klaim Hancurkan Lab Weizmann yang Bekerja untuk Mossad, Ini 4 Alasannya
Rabu, 18 Juni 2025 - 04:10 WIB
loading...
A
A
A
“Bukan hanya perangkat mahal yang hilang. Namun, keahlian yang terkumpul selama puluhan tahun dan sistem ilmiah yang dikalibrasi dengan cermat — penelitian selama beberapa generasi, lenyap,” kata Profesor Sharieal Fleishman dari Departemen Biokimia.
Peneliti veteran Profesor Oren Schuldiner melukiskan gambaran yang menghantui: “Seolah-olah lab kami menguap. Pekerjaan selama bertahun-tahun — perpustakaan DNA yang unik, sel induk, galur lalat yang direkayasa secara genetik — semuanya lenyap dalam sekejap. Ini adalah hasil dari malam-malam tanpa tidur yang tak terhitung jumlahnya oleh para mahasiswa kami.”
Serangan terhadap Institut Weizmann terjadi sebagai bagian dari Operasi True Promise II, yang diluncurkan oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) pada hari Jumat, beberapa jam setelah rezim Israel membunuh beberapa komandan militer senior Iran, ilmuwan nuklir, dan warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak.
Peneliti veteran Profesor Oren Schuldiner melukiskan gambaran yang menghantui: “Seolah-olah lab kami menguap. Pekerjaan selama bertahun-tahun — perpustakaan DNA yang unik, sel induk, galur lalat yang direkayasa secara genetik — semuanya lenyap dalam sekejap. Ini adalah hasil dari malam-malam tanpa tidur yang tak terhitung jumlahnya oleh para mahasiswa kami.”
4. Memperburuk Masa Depan Israel
Dalam momen introspeksi yang serius, Schuldiner mengajukan pertanyaan tentang masa depan entitas Zionis di tengah operasi pembalasan Iran: “Ini bukan hanya tentang Iran. Ini juga tentang ketidakpastian yang mendalam seputar masa depan Israel.”Serangan terhadap Institut Weizmann terjadi sebagai bagian dari Operasi True Promise II, yang diluncurkan oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) pada hari Jumat, beberapa jam setelah rezim Israel membunuh beberapa komandan militer senior Iran, ilmuwan nuklir, dan warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak.
(ahm)
Lihat Juga :