Inilah Kata-kata Terakhir Pilot Air India sebelum Pesawat Jatuh Tewaskan 279 Orang

Selasa, 17 Juni 2025 - 10:51 WIB
loading...
A A A
Rinal Christian (23), adik laki-laki seorang penumpang, mengatakan kepada kantor berita AFP: "Mereka mengatakan akan memakan waktu 48 jam. Namun, sudah empat hari dan kami belum menerima tanggapan apa pun. Kakak saya adalah satu-satunya pencari nafkah keluarga. Jadi, apa yang terjadi selanjutnya?"

Salah satu korban terbaru yang diidentifikasi adalah mantan kepala menteri negara bagian Gujarat dan anggota senior partai berkuasa India, yang peti jenazahnya yang dibungkus bendera dibawa ke Ahmedabad oleh tentara.

Salah satu kerabat korban yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan kepada AFP bahwa mereka telah diinstruksikan untuk tidak membuka peti jenazah saat menerimanya.

Air India mengatakan ada 169 penumpang India, 53 warga Inggris, tujuh warga Portugis, dan seorang warga Kanada di dalam pesawat, serta 12 awak pesawat.

Di London, anggota komunitas India di Inggris ikut serta dalam acara peringatan lintas agama di luar gedung komisi tinggi India pada hari Minggu. Hanya satu penumpang yang selamat dari kecelakaan itu, seorang pria Inggris, Vishwash Kumar Ramesh.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Abaikan AS, Netanyahu...
Abaikan AS, Netanyahu Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan Israel dari Lebanon
Rekomendasi
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Guru MI di Karawang...
Guru MI di Karawang Dilatih Kuasai E-LKPD Berbasis STEM
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
Berita Terkini
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Infografis
Pesawat Sriwijaya Air...
Pesawat Sriwijaya Air Tujuan Pontianak Jatuh di Pulau Lancang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved