Tak Berambisi Akui Palestina, Inggris dan Kanada Hanya Jatuhkan Sanksi ke 2 Menteri Israel

Rabu, 11 Juni 2025 - 15:24 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, menteri luar negeri Inggris, Australia, Kanada, Selandia Baru, dan Norwegia mengatakan dalam pernyataan mereka: “Langkah-langkah yang diumumkan hari ini tidak menyimpang dari dukungan teguh kami terhadap keamanan Israel dan kami terus mengutuk serangan teror mengerikan pada 7 Oktober oleh Hamas. Langkah-langkah hari ini ditujukan kepada individu-individu yang menurut pandangan kami merusak keamanan Israel sendiri dan posisinya di dunia.”

Ben Gvir keluar dari pemerintahan Netanyahu pada bulan Januari untuk memprotes gencatan senjata di Gaza, dan baru bergabung kembali dengan pemerintahan setelah Israel kembali berperang pada bulan Maret. Ia telah berulang kali menyerukan agar warga Palestina diusir dari Gaza dan sebelumnya mengatakan Israel harus “mendorong migrasi sukarela warga Gaza ke negara-negara di seluruh dunia.”

Smotrich, yang sebagai menteri keuangan memiliki kursi di kabinet keamanan Israel dan memegang pengaruh signifikan atas Netanyahu, sebelumnya telah menyerukan aneksasi formal permukiman di Tepi Barat yang diduduki Israel. Pada bulan Mei, ia mengatakan gagasannya tentang kemenangan di Gaza adalah bahwa wilayah tersebut "dihancurkan" dan warga sipil dipindahkan ke "zona kemanusiaan" di selatan jalur tersebut atau pergi ke negara ketiga.

Bulan lalu, Menteri Luar Negeri Inggris David Lammy mengecam komentar Smotrich tentang kemungkinan penghancuran dan pembersihan Gaza, dengan mengatakan kepada anggota parlemen Inggris: "Itu adalah ekstremisme. Itu berbahaya. Itu menjijikkan. Itu mengerikan, dan saya mengutuknya dengan kata-kata yang paling keras."

Pada saat itu, Inggris menghentikan pembicaraan perdagangan dengan Israel dan menjatuhkan sanksi kepada pemukim Tepi Barat, tetapi tidak memberikan sanksi kepada menteri sayap kanan Israel.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 1.700 Orang, 5.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Norwegia Lolos ke 16...
Norwegia Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Pantai Gading 2-1
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
YHK Junior Padel Championship...
YHK Junior Padel Championship 2026 Jadi Ajang Lahirnya Atlet Muda Indonesia
Berita Terkini
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Infografis
Alasan Inggris Ingin...
Alasan Inggris Ingin Batalkan Pengiriman Senjata ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved