Tak Berambisi Akui Palestina, Inggris dan Kanada Hanya Jatuhkan Sanksi ke 2 Menteri Israel

Rabu, 11 Juni 2025 - 15:24 WIB
loading...
A A A
Sanksi yang dijatuhkan oleh lima negara Barat tersebut merupakan perubahan kebijakan dengan Amerika Serikat. Sementara sekutu Eropa dan Persemakmuran semakin menekan pemerintah Netanyahu, pemerintahan Trump telah berulang kali menegaskan kembali aliansi AS-Israel. AS juga telah menyerukan agar konflik di Gaza berakhir, tetapi minggu lalu, AS memveto resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata permanen di Gaza.

Sementara sanksi tersebut terkait dengan Tepi Barat, pernyataan bersama sekutu Barat menambahkan bahwa "tentu saja ini tidak dapat dilihat secara terpisah dari bencana di Gaza. Kami terus terkejut dengan penderitaan besar warga sipil, termasuk penolakan bantuan penting."

Kedua menteri menanggapi larangan perjalanan dan sanksi keuangan dengan menantang pada Selasa sore, bersumpah untuk melanjutkan agenda mereka dan menuduh Inggris menggemakan pembatasan era kolonialnya terhadap migrasi Yahudi ke Palestina yang berada di bawah mandat Inggris.

Ben Gvir, pemimpin partai Jewish Power, mengatakan bahwa "sanksi tersebut tidak membuat saya takut," seraya menambahkan, "Saya akan terus bertindak untuk negara kita, untuk rakyat kita, saya akan terus bertindak dan memastikan bahwa mereka tidak membiarkan bantuan kemanusiaan masuk ke Hamas."

Smotrich, yang berbicara saat peresmian pemukiman Yahudi baru Mitzpe Ziv di Tepi Barat yang diduduki pada hari Selasa, mengatakan bahwa ia "mendengar bahwa Inggris telah memutuskan untuk menjatuhkan sanksi kepada saya karena saya menggagalkan pembentukan negara Palestina.

Tidak ada waktu yang lebih baik dari ini." "Inggris telah mencoba sekali untuk mencegah kami membangun tempat lahirnya tanah air kami, dan kami tidak akan membiarkan hal itu terjadi lagi. Dengan pertolongan Tuhan, kami bertekad untuk terus membangun," kata Smotrich, yang memimpin Partai Keagamaan Nasional–Zionisme Keagamaan.

Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar mengatakan pemerintah akan mengadakan "pertemuan khusus" awal minggu depan "untuk memutuskan tanggapan kami terhadap keputusan yang tidak dapat diterima ini." “Sangat keterlaluan bahwa perwakilan terpilih dan anggota pemerintah menjadi sasaran tindakan semacam ini,” kata Saar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Perang Berpotensi Meluas,...
Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran
Rekomendasi
Kenapa Febrie Adriansyah...
Kenapa Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK? Kejagung Ungkap Alasannya
32 Negara Siap Meriahkan...
32 Negara Siap Meriahkan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026
Hadis-hadis yang Menjelaskan...
Hadis-hadis yang Menjelaskan Tentang Pengikut Dajjal
Berita Terkini
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Infografis
Rencana Menteri Israel...
Rencana Menteri Israel untuk Lenyapkan Palestina di Tepi Barat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved