Siapa Nayib Bukele? Presiden El Salvador Keturunan Palestina Sukses Buat Negaranya 0 Kasus Pembunuhan 900 Hari
Rabu, 11 Juni 2025 - 13:03 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, di kancah internasional, Bukele dipuji para konservatif seperti Donald Trump yang menilai modelnya layak ditiru dan rezimnya bahkan dijadikan tempat penahanan bagi migran Venezuela hasil kerjasama deportasi dari AS.
Pujian ini mengiringi kekhawatiran terhadap model “otoritarianisme yang dibungkus populis” serta ekspansi kekuasaan presidensial di Amerika.
Profil Nayib Bukele menampilkan ambivalensi tajam. Ia seorang pemimpin muda, tanggap media sosial, dan efisien dalam menekan kriminalitas, hingga mencatat sejarah 900 hari nol homisida.
Namun keberhasilan ini diraih melalui pembatasan hak-hak sipil, masifnya penahanan tanpa pengadilan, dan pengelolaan media yang otoriter.
Model keamanan yang ia gunakan memang telah menyelamatkan ribuan keluarga dan mengembalikan rasa aman di jalanan, namun model tersebut juga menimbulkan ketidakpastian tentang masa depan demokrasi di El Salvador.
Pada akhirnya, Bukele menjadi simbol era baru, pemimpin populis yang menawarkan “penyelesaian cepat” atas masalah kompleks seperti kekerasan, dengan harga yang dibayar lewat kebebasan dan hak asasi manusia.
Apakah hasilnya layak dengan kompromi demokrasi? Waktu dan sejarah akan menentukan, tetapi hingga kini, profilnya adalah kisah ambisi, kekuasaan, dan kontroversi yang membelah opini global.
Baca juga: Dubes Israel Akui Zionis Kirim Sistem Rudal Patriot ke Ukraina
Pujian ini mengiringi kekhawatiran terhadap model “otoritarianisme yang dibungkus populis” serta ekspansi kekuasaan presidensial di Amerika.
Profil Nayib Bukele menampilkan ambivalensi tajam. Ia seorang pemimpin muda, tanggap media sosial, dan efisien dalam menekan kriminalitas, hingga mencatat sejarah 900 hari nol homisida.
Namun keberhasilan ini diraih melalui pembatasan hak-hak sipil, masifnya penahanan tanpa pengadilan, dan pengelolaan media yang otoriter.
Model keamanan yang ia gunakan memang telah menyelamatkan ribuan keluarga dan mengembalikan rasa aman di jalanan, namun model tersebut juga menimbulkan ketidakpastian tentang masa depan demokrasi di El Salvador.
Pada akhirnya, Bukele menjadi simbol era baru, pemimpin populis yang menawarkan “penyelesaian cepat” atas masalah kompleks seperti kekerasan, dengan harga yang dibayar lewat kebebasan dan hak asasi manusia.
Apakah hasilnya layak dengan kompromi demokrasi? Waktu dan sejarah akan menentukan, tetapi hingga kini, profilnya adalah kisah ambisi, kekuasaan, dan kontroversi yang membelah opini global.
Baca juga: Dubes Israel Akui Zionis Kirim Sistem Rudal Patriot ke Ukraina
(sya)
Lihat Juga :