Dubes Israel Akui Zionis Kirim Sistem Rudal Patriot ke Ukraina

Rabu, 11 Juni 2025 - 07:22 WIB
loading...
Dubes Israel Akui Zionis...
Peluncur sistem pertahanan udara Patriot PAC-2 dioperasikan Angkatan Udara Israel. Foto/idf
A A A
TEL AVIV - Kementerian Luar Negeri Israel dilaporkan membantah negara itu memasok sistem pertahanan udara Patriot ke Ukraina. Bantahan itu bertentangan dengan pernyataan yang dibuat duta besarnya di Kiev.

Duta Besar Israel Michael Brodsky mengatakan kepada media Ukraina dalam wawancara pada hari Minggu (8/6/2025) bahwa sistem Patriot produksi AS yang sebelumnya ditempatkan di Israel sekarang digunakan oleh militer Kiev.

Dia menyatakan kekecewaannya karena pengembangan tersebut "belum dibahas secara luas."

Namun, pernyataan yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri Israel pada hari Selasa membantah klaim tersebut, menurut media berita Israel dan Rusia.

"Israel tidak mentransfer sistem Patriot ke Ukraina," ungkap kementerian Israel tersebut.

Brodsky menyebut Patriot yang dimaksud adalah model lama, yang awalnya ditempatkan pada tahun 1990-an.

Pasukan Israel menonaktifkan sistem "usang" tersebut tahun lalu dan menggantinya dengan platform baru yang diproduksi di dalam negeri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Iran: Israel Ingin Sabotase...
Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Rekomendasi
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Di Balik Karier Musiknya,...
Di Balik Karier Musiknya, Anneth Delliecia Ternyata Punya Mimpi Jadi Pembalap F1
Sidang Putusan Perkara...
Sidang Putusan Perkara Chromebook Digelar 30 Juni, Nadiem: Saya Harap Keputusannya Bebas
Berita Terkini
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Infografis
10 Alasan Dunia Cenderung...
10 Alasan Dunia Cenderung Senang Lihat Serangan Iran ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved