Los Angeles Rusuh: AS Tangkap 2 WNI, Salah Satunya Disebut 'yang Terburuk'

Selasa, 10 Juni 2025 - 13:49 WIB
loading...
Los Angeles Rusuh: AS...
Kerusuhan melanda Los Angeles, AS. Dua warga negara Indonesia dilaporkan ditangkap agen ICE. Foto/Los Angeles Times
A A A
LOS ANGELES - Agen Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) Amerika Serikat (AS) telah menangkap 118 orang selama penggerebekan di Los Angeles sejak Jumat lalu, yang memicu kerusuhan. Dari ratusan orang yang ditangkap, dua di antaranya adalah warga negara Indonesia (WNI).

Namun, laporan media setempat menyebutkan bahwa ada beberapa orang yang ditangkap jauh hari sebelum penggerebekan terjadi.

Dua WNI yang ditangkap agen ICE adalah seorang wanita 53 tahun berinisal ESS dan seorang pria 48 tahun berinisial CT.

Baca Juga: Los Angeles Dilanda Kerusuhan: AS Akan Kerahkan 700 Marinir, Sokong 2.000 Garda Nasional

Konsulat Jenderal Indonesia di Los Angeles mengonfirmasi bahwa dua WNI itu telah ditahan dalam operasi ICE, badan di bawah Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) Amerika Serikat.

"ESS ditangkap karena statusnya yang tidak berdokumen, sementara CT ditahan karena pelanggaran narkotika sebelumnya dan masuk secara ilegal," bunyi penyataan misi diplomatik Indonesia tersebut.

Menurut DHS, dari ratusan orang yang ditangkap, ada 12 orang "yang terburuk dari yang terburuk". Mereka memiliki catatan kriminal sebelumnya.

DHS telah merilis daftar 12 orang tersebut, salah satunya WNI. Berikut rinciannya, sebagaimana dikutip dari Long Beach Post, Selasa (10/6/2025).

1. Victor Mendoza-Aguilar (32), warga negara Meksiko.

ICE mengatakan Mendoza-Aguilar telah dijatuhi hukuman lebih dari dua tahun penjara dan empat tahun penjara atas dakwaan terkait penyerangan dengan senjata mematikan, menghalangi petugas publik, dan pelanggaran lainnya di Pasadena. Tidak jelas kapan dakwaan atau hukuman yang disebutkan dalam rilis berita ICE tersebut terjadi. Catatan Departemen Sheriff Los Angeles County menunjukkan Mendoza-Aguilar ditangkap pada bulan Desember 2024 di Pasadena.

2. Delfino Aguilar-Martinez (51), warga negara Meksiko.

ICE mengatakan Aguilar-Martinez telah dihukum karena penyerangan dengan senjata mematikan dan dijatuhi hukuman satu tahun penjara. Catatan Departemen Sheriff Los Angeles County menunjukkan bahwa dia ditangkap di Signal Hill pada bulan Maret tahun ini dan muncul di pengadilan pada bulan April.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
AS Sempat Tunda Mengebom...
AS Sempat Tunda Mengebom Iran demi Nonton Final Piala Dunia
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-9 Beruntun usai Tentaranya Tewas Lagi Digempur Iran
Corong Iran Tantang...
Corong Iran Tantang AS Luncurkan Invasi Darat, Ungkap Rudal Bawah Tanah Teheran
1 Lagi Tentara AS Tewas...
1 Lagi Tentara AS Tewas Diserang Drone Iran
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Bunuh Tentara AS, Militer...
Bunuh Tentara AS, Militer Iran Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Rekomendasi
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
Purbaya: Stabilitas...
Purbaya: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga di Semester I 2026
Reza Arap Bawa Buket...
Reza Arap Bawa Buket Bunga Matahari untuk Kenang Lula Lahfah di Rilis Film Harusnya Horror
Berita Terkini
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
Infografis
Kerugian Kebakaran Los...
Kerugian Kebakaran Los Angeles Lampaui Bantuan AS ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved