3 Alasan Trump Menggunakan Militer untuk Menghadapi Demonstran

Selasa, 10 Juni 2025 - 10:55 WIB
loading...
3 Alasan Trump Menggunakan...
Donald Trump menggunakan militer untuk menghadapi demonstran. Foto/X/@PaulVallas
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) berada di jurang yang sangat besar, saat Presiden Donald Trump bergerak untuk mewujudkan sarannya yang sudah lama ada tentang langkah luar biasa: mengerahkan militer di tanah AS.

Sekitar 700 Marinir kini telah dimobilisasi untuk bergabung dengan Garda Nasional di Los Angeles guna menangani demonstrasi atas penggerebekan imigrasi federal, demikian laporan CNN. Marinir sebelumnya berstatus "siap dikerahkan".

Masih belum jelas apa tugas spesifik mereka setelah berada di Los Angeles, kata beberapa sumber kepada CNN. Dan seperti pasukan Garda Nasional, mereka dilarang melakukan aktivitas penegakan hukum seperti melakukan penangkapan kecuali Trump memberlakukan Undang-Undang Pemberontakan.

3 Alasan Trump Menggunakan Militer untuk Menghadapi Demonstran

1. Menunjukkan Kemenangan Politik

Namun, menurut Gedung Putih, unjuk kekuatan ini bukan hanya hal yang benar untuk dilakukan, tetapi juga pemenang politik.

Menanggapi jajak pendapat yang menunjukkan 54% warga Amerika menyetujui program deportasi Trump, juru bicara Gedung Putih Steven Cheung menulis pada hari Minggu, "Dan angka persetujuan akan lebih tinggi lagi setelah garda nasional dikirim ke LA untuk melawan kekerasan akhir pekan ini."

Namun, apakah rakyat Amerika benar-benar menginginkan pengaktifan militer ini masih belum begitu jelas.

Faktanya, mereka telah menolak hal-hal seperti itu di masa lalu. Pemerintah mungkin membuat pertaruhan besar atas toleransi rakyat Amerika terhadap respons federal yang keras.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
Ini Rudal Kheibar Shekan...
Ini Rudal Kheibar Shekan Iran yang Obrak-abrik Pangkalan AS: Misil Murah tapi Lebih Akurat
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
BGN Tutup Permanen 833...
BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG, Terbanyak di Luar Jawa karena Langgar Standar
Soal Waktu : Benarkah...
Soal Waktu : Benarkah Sehari di Akhirat Sama dengan 1.000 Tahun di Dunia?
Nothing Ear (3a): Berani...
Nothing Ear (3a): Berani Beda di Pasar yang Menghukum Merek Asing
Berita Terkini
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Mata-matai Para Pemimpin...
Mata-matai Para Pemimpin Rusia, Swedia Dirikan Biro Intelijen seperti MI6
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved