Tak Lagi Relevan, Kyrgyzstan Robohkan Patung Lenin yang Menjulang Tinggi

Minggu, 08 Juni 2025 - 20:34 WIB
loading...
Tak Lagi Relevan, Kyrgyzstan...
Kyrgystan robohkan patung Lenin yang menjulang tinggi. Foto/X/@nexta_tv
A A A
OSH - Pihak berwenang di kota terbesar kedua di Kyrgyzstan , Osh, telah menyingkirkan patung Vladimir Lenin yang menjulang tinggi yang dianggap sebagai patung pemimpin revolusioner Soviet tertinggi di Asia Tengah.

Monumen setinggi 23 meter itu didirikan pada tahun 1975 ketika Kirgistan menjadi bagian dari Uni Soviet. Foto-foto yang muncul daring pada hari Sabtu memperlihatkan patung itu tergeletak di tanah setelah diturunkan dengan derek.

Meskipun banyak negara yang sebelumnya merupakan bagian dari Uni Soviet telah berupaya untuk mengecilkan hubungan mereka dengan Rusia sebagai bagian dari upaya untuk membentuk kembali identitas nasional.

Monumen tersebut diturunkan tanpa banyak publisitas publik dan pejabat di Osh menganggap pemindahan tersebut sebagai perencanaan kota rutin.

Baca Juga: Aliansi Eropa - Yahudi di Ujung Tanduk

Melansir CNN, dalam sebuah pernyataan, Balai Kota Osh menyebut pemindahan tersebut sebagai "praktik umum" yang bertujuan untuk meningkatkan "penampilan arsitektur dan estetika" area tersebut.

Para pejabat juga mencatat bahwa monumen Lenin telah "dibongkar atau dipindahkan ke tempat lain" di kota-kota Rusia termasuk St. Petersburg dan Belgorod, dan mengatakan bahwa masalah tersebut "tidak boleh dipolitisasi."

Monumen tersebut, kata mereka, akan diganti dengan tiang bendera, seperti halnya ketika patung Lenin yang berbeda dipindahkan di ibu kota, Bishkek.

Pemindahan tersebut dilakukan seminggu setelah sekutu Kirgistan, Rusia, meresmikan monumen untuk diktator Soviet yang brutal, Joseph Stalin, di salah satu stasiun kereta bawah tanah tersibuk di Moskow.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Jumhur Hidayat Sampaikan...
Jumhur Hidayat Sampaikan Salam Hangat Presiden Prabowo ke Raja Charles
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Prancis Juara Grup I,...
Prancis Juara Grup I, Senegal Pesta Gol ke Gawang Irak
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved