Apa Itu Teori Pentagon Pizza yang Viral dan Jadi Parameter Keterlibatan AS dalam Konflik Global?

Sabtu, 07 Juni 2025 - 15:14 WIB
loading...
Apa Itu Teori Pentagon...
Teori Pentagon Pizza jadi parameter keterlibatan AS dalam konflik global. Foto/X/@jaysonstreet
A A A
WASHINGTON - Sebuah teori yang berasal dari Perang Dingin mulai populer di dunia maya, dengan meme dan postingan yang menjadi viral. Namun, apa itu Pentagon Pizza Meter? Bagaimana jika memesan pizza di dekat Pentagon menandakan malapetaka geopolitik?

Itulah inti dari teori Pentagon Pizza yang terus-menerus – atau “Pentagon Pizza Meter”.

Dipopulerkan oleh situs web The Takeout, tesis yang tidak masuk akal namun menarik ini kembali muncul setelah menjadi viral tahun lalu.

Apa Itu Teori Pentagon Pizza yang Viral dan Jadi Parameter Keterlibatan AS dalam Konflik Global?

Jika tim di Pentagon atau Departemen Pertahanan sangat sibuk, mereka tidak dapat meninggalkan meja mereka. Oleh karena itu, ini pasti berarti ada hal serius yang sedang terjadi. Bagaimanapun, tim membutuhkan makanan, jadi mereka akan memesan makanan. Dan apa yang bisa lebih cepat daripada pizza?

Ergo: Jika pengiriman pizza meningkat di Washington D.C., itu bisa menandakan krisis yang akan segera terjadi.

Melansir Euro News, pada saat itu, badan intelijen Soviet memantau pengiriman pizza yang berlebihan oleh kurir untuk mengukur kewaspadaan terhadap potensi krisis.

Kemudian, pada tanggal 1 Agustus 1990, Frank Meeks, seorang pemilik waralaba Domino yang mapan di Washington, melihat lonjakan pengiriman yang tiba-tiba ke gedung-gedung CIA... semua itu terjadi menjelang invasi Irak ke Kuwait, yang memicu Perang Teluk.

Baca Juga: Aliansi Eropa - Yahudi di Ujung Tanduk
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Momen Haru di Wisuda...
Momen Haru di Wisuda Unesa, Ibu Terima Ijazah Putrinya yang Wafat Sebelum Kelulusan
Jirayut Debut Akting...
Jirayut Debut Akting di Film Cek Kodham, Akui Sempat Tak Percaya Diri
Survei Puspoll Indonesia,...
Survei Puspoll Indonesia, Kepuasan Publik Atas Kinerja Presiden Prabowo Capai 64,8 Persen
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved