Lebanon Ungkap Israel Tolak Usulan Periksa Lokasi di Pinggiran Beirut sebelum Serangan Udara
Sabtu, 07 Juni 2025 - 07:15 WIB
loading...
A
A
A
Pasukan Israel telah melakukan serangan hampir setiap hari di Lebanon selatan, yang diklaim menargetkan aktivitas Hizbullah meskipun gencatan senjata antara Israel dan Lebanon telah dicapai November lalu.
Gencatan senjata tersebut mengakhiri perang lintas perbatasan selama berbulan-bulan antara Israel dan Hizbullah, yang meningkat menjadi konflik skala penuh pada bulan September.
Otoritas Lebanon telah melaporkan hampir 3.000 pelanggaran gencatan senjata oleh Israel, termasuk kematian 208 orang dan cedera pada lebih dari 500 orang sejak perjanjian tersebut.
Berdasarkan kesepakatan gencatan senjata, Israel seharusnya menarik diri sepenuhnya dari Lebanon selatan paling lambat tanggal 26 Januari, tetapi batas waktu diperpanjang hingga tanggal 18 Februari setelah Tel Aviv menolak mematuhinya.
Israel masih mempertahankan kehadiran militer di lima pos perbatasan.
Baca juga: Abu Ubaidah Puji Operasi Elite Al-Qassam, 4 Tentara Israel Tewas
Gencatan senjata tersebut mengakhiri perang lintas perbatasan selama berbulan-bulan antara Israel dan Hizbullah, yang meningkat menjadi konflik skala penuh pada bulan September.
Otoritas Lebanon telah melaporkan hampir 3.000 pelanggaran gencatan senjata oleh Israel, termasuk kematian 208 orang dan cedera pada lebih dari 500 orang sejak perjanjian tersebut.
Berdasarkan kesepakatan gencatan senjata, Israel seharusnya menarik diri sepenuhnya dari Lebanon selatan paling lambat tanggal 26 Januari, tetapi batas waktu diperpanjang hingga tanggal 18 Februari setelah Tel Aviv menolak mematuhinya.
Israel masih mempertahankan kehadiran militer di lima pos perbatasan.
Baca juga: Abu Ubaidah Puji Operasi Elite Al-Qassam, 4 Tentara Israel Tewas
(sya)
Lihat Juga :