Dinas Keamanan Gaza Peringatkan Tentara Bayaran Berada di Sebelah Timur Rafah

Jum'at, 06 Juni 2025 - 00:01 WIB
loading...
Dinas Keamanan Gaza...
Mobilitas militer Israel terus berlanjut di sepanjang garis perbatasan Jalur Gaza pada 3 Juni 2025 di Israel. Foto/Tsafrir Abayov/Anadolu Agency
A A A
JALUR GAZA - Sumber dalam dinas keamanan perlawanan Palestina memantau dengan saksama pergerakan kelompok "tentara bayaran" yang beroperasi dengan dukungan langsung dari pasukan Israel. Para tentara bayaran itu ditempatkan di wilayah yang dikuasai Israel di sebelah timur kota Rafah di Jalur Gaza selatan.

Surat edaran yang diterbitkan kemarin di platform keamanan Al-Hares mengindikasikan kelompok-kelompok tentara bayaran ini terlibat dalam kegiatan yang melayani tujuan pendudukan Israel, termasuk melakukan misi pengintaian lapangan dan mengumpulkan informasi intelijen.

"Mereka juga berpartisipasi dalam penyisiran gedung dan pembersihan wilayah, dan berupaya memikat anggota perlawanan agar mengungkapkan lokasi dan taktik tempur mereka," papar sumber itu.

Menurut surat edaran tersebut, kelompok-kelompok tersebut juga telah mendirikan pos pemeriksaan untuk menyaring mereka yang diduga berafiliasi dengan perlawanan Palestina.

Sumber tersebut mengonfirmasi tekad perlawanan untuk mengejar siapa pun yang terbukti terlibat dalam kegiatan "tentara bayaran" atau "perampokan jalanan" dan memperingatkan warga agar tidak tertipu oleh tawaran untuk kembali ke wilayah yang dikuasai oleh pasukan pendudukan Israel sebagai imbalan atas kerja sama dengan musuh.

Sementara itu, PBB mengatakan pada hari Rabu (5/6/2025) bahwa semua rumah sakit di Gaza Utara sekarang tidak beroperasi karena operasi militer Israel, karena pengiriman bantuan masih terhambat oleh penolakan akses berulang kali oleh Israel, Anadolu melaporkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Tegas! Iran Tak Akan...
Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel
Rekomendasi
5 Fakta Menarik Norwegia...
5 Fakta Menarik Norwegia Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 usai Singkirkan Pantai Gading
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Berita Terkini
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved