Israel Terus Meneror Warga Palestine dengan Drone Quadcopter

Rabu, 04 Juni 2025 - 16:20 WIB
loading...
A A A
Seorang wanita dari Kota Gaza berkata: “Saya sedang tidur dengan anak-anak saya … Saat kami berbaring di tanah dalam kegelapan, saya mendengar suara drone yang tidak salah lagi. Saya membuka mata dan mendapati drone itu melayang di atas kami. Saya panik tetapi tetap diam dan membisikkan syahadat, sambil berharap drone itu akan menembak. Saya terus berkedip, dan drone itu tetap di sana, mungkin merekam kami, sebelum keluar melalui jendela yang sama.”

Dia menyimpulkan: “Meskipun drone itu tidak menembak, rasa takut itu sangat kuat. Sekarang, saya takut tidur. Saya takut pada kegelapan, jendela, pintu — setiap celah ke luar. Saya tidak lagi merasa aman. Setiap saat, drone-drone ini dapat menyerbu rumah-rumah kami, merekam kami, atau sekadar melepaskan tembakan.”

Tekanan psikologis yang tak henti-hentinya dialami oleh warga Palestina di Gaza sebagai akibat dari penggunaan taktik semacam itu oleh Israel, Euro-Med menjelaskan, “bermanifestasi dalam kemerosotan neurologis dan mental yang parah dalam berbagai bentuk: insomnia kronis, mimpi buruk yang berulang, gangguan emosional yang tiba-tiba, ketidakmampuan untuk berkonsentrasi, perilaku agresif, dan siklus depresi berat atau mati rasa emosional total.” Dampak-dampak ini khususnya terasa di antara kelompok-kelompok yang paling rentan: anak-anak, wanita, dan orang tua.

Penggunaan drone quadcopter oleh tentara Israel untuk mengintimidasi dan menargetkan warga sipil secara langsung bukanlah hal yang acak, tetapi merupakan bagian dari pola yang terdokumentasi dan berulang.

Tahun lalu kelompok hak asasi manusia tersebut melaporkan bahwa Israel telah menggunakan drone untuk menyiarkan teriakan minta tolong oleh wanita dan bayi untuk memikat dan menembak warga Palestina di Gaza.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Israel Ternyata Ditolong...
Israel Ternyata Ditolong AS saat Dihujani Rudal Iran
Israel Pecat Wakil Bos...
Israel Pecat Wakil Bos Mossad setelah Gagal Operasi Runtuhkan Rezim Iran
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Israel Bakal Sendirian Melawan Iran Jika Tingkatkan Konflik!
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
1 Anggota Pasukan Perdamaian...
1 Anggota Pasukan Perdamaian PBB Tewas, 2 Terluka Akibat Serangan Artileri di Lebanon
Iran Serang Israel Lagi,...
Iran Serang Israel Lagi, Ledakan Guncang Yerusalem
Rekomendasi
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
Nadiem Berharap Divonis...
Nadiem Berharap Divonis Bebas Murni di Kasus Chromebook
Berita Terkini
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved