Gambar Satelit Tunjukkan Kehancuran Jet Tempur Rusia dalam Operasi Jaring Laba-laba Ukraina

Rabu, 04 Juni 2025 - 14:39 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Putin Dipermalukan dengan Serangan Pearl Harbor Rusia, Berikut 3 Penyebabnya

2. Operasi Jaring Laba-laba Sukses Besar

Brady Africk, analis intelijen sumber terbuka, setuju bahwa citra SAR pangkalan udara Irkutsk menunjukkan beberapa Tu-95 dan Tu-22 telah hancur dan rusak, meskipun diperlukan lebih banyak citra untuk menilai dampaknya dengan tepat.

"Namun, jelas bahwa serangan terhadap pangkalan udara ini sangat berhasil," katanya. "Pesawat yang menjadi sasaran serangan itu adalah gabungan dari pembom Tu-22 dan Tu-95, yang keduanya digunakan Rusia untuk melancarkan serangan terhadap Ukraina."

Africk menambahkan bahwa pangkalan udara Belaya adalah rumah bagi beberapa pesawat umpan datar, yang katanya tampaknya gagal menyesatkan pesawat nirawak Ukraina.

3. Serangan Lain juga Terus Digelar

Ukraina pada hari Selasa meledakkan bom bawah air besar-besaran yang "merusak parah" pangkalan tiang penyangga Jembatan Kerch yang dibangun secara ilegal, yang menghubungkan semenanjung Krimea Ukraina yang diduduki Rusia dengan Rusia. Proyek andalan Vladimir Putin itu dihantam dengan bom yang setara dengan lebih dari satu metrik ton TNT, kata dinas keamanan SBU Kyiv, tulis Peter Beaumont dan Artem Mazhulin.

Jembatan Kerch dilindungi dengan ketat dan kemampuan Ukraina untuk menempatkan bahan peledak langsung pada struktur bawah airnya, yang terjadi setelah Operasi Jaring Laba-laba, merupakan aib besar kedua bagi Putin dan dinas keamanan Rusia dalam tiga hari.

Pada Oktober 2022, sebuah truk meledak di jembatan, yang membuatnya mati, sementara pada Juli 2023 SBU mengatakan telah meledakkan sebagian jembatan menggunakan pesawat nirawak angkatan laut eksperimental. Kedua kali, Rusia memperbaiki bagian yang rusak. Jembatan itu secara teratur ditutup karena alasan keamanan.

4. Ukraina Akan Terus Menyerang Lokasi Strategis Rusia

Letnan Jenderal Vasyl Maliuk, dari SBU, yang mengawasi operasi terbaru, menggambarkannya sebagai "target yang benar-benar sah, terutama mengingat musuh menggunakannya sebagai jalur logistik untuk memasok pasukannya … Krimea adalah Ukraina, dan segala bentuk pendudukan akan menerima tanggapan keras dari kami."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Berita Terkini
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved