AS Peringatkan Inggris dan Prancis agar Tidak Mengakui Negara Palestina

Selasa, 03 Juni 2025 - 20:45 WIB
loading...
AS Peringatkan Inggris...
Warga Palestina tewas akibat tembakan tentara Israel saat mencari bantuan kemanusiaan di Gaza. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) telah memperingatkan Inggris dan Prancis agar tidak mengakui negara Palestina pada konferensi PBB akhir bulan ini. Kabar itu diungkap Middle East Eye (MEE).

Prancis dan Arab Saudi akan menjadi tuan rumah bersama konferensi besar PBB tentang solusi dua negara yang akan dimulai pada 17 Juni di New York.

Prancis dilaporkan bersiap mengakui negara Palestina secara sepihak pada konferensi tersebut. MEE memahami Prancis telah melobi Inggris untuk melakukannya juga.

Pejabat Prancis yakin pemerintah Inggris mendukung rencana tersebut, menurut media Prancis.

Namun Washington secara pribadi mulai memperingatkan Inggris dan Prancis agar tidak mengakui Palestina secara sepihak, sumber yang mengetahui masalah tersebut di Kantor Luar Negeri Inggris mengatakan kepada MEE.

“Pada saat yang sama negara-negara Arab mendesak mereka melanjutkan langkah tersebut,” ungkap sumber itu.

Pada akhir Mei, negara-negara anggota PBB mengadakan konsultasi sebagai persiapan untuk konferensi di mana Kelompok Arab mendesak negara-negara untuk mengakui negara Palestina.

Kelompok Arab mengatakan mereka akan mengukur keberhasilan konferensi tersebut dengan melihat apakah negara-negara penting mengakui Palestina, sumber-sumber Kantor Luar Negeri menambahkan.

Tidak Ada Alasan bagi AS untuk Ikut Campur


Ketika dimintai komentar, Kantor Luar Negeri mengarahkan MEE ke pernyataan Menteri Luar Negeri David Lammy pada tanggal 20 Mei di mana ia menegaskan kembali dukungan Inggris untuk solusi dua negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 1.700 Orang, 5.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Ketika Gen Z Membawa...
Ketika Gen Z Membawa Orang Tua ke Ruang Interview
Nasib IHSG Siang Ini,...
Nasib IHSG Siang Ini, Babak Belur Tergelincir 2,42% ke 5.679
Sidang Cerai Wardatina...
Sidang Cerai Wardatina Mawa Masuk Tahap Akhir, Ayah Insanul Fahmi Beri Kesaksian
Berita Terkini
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved