Militer Israel Konfirmasi Pembunuhan Panglima Perang Hamas Muhammad Sinwar
Minggu, 01 Juni 2025 - 16:10 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Operasi Militer Israel Tewaskan 20 Sandera di Gaza
Yang juga tewas dalam operasi itu adalah Muhammad Shabana, komandan Brigade Rafah Hamas, dan Mehdi Kuwara, kepala batalion Khan Younis milik organisasi itu. IDF mengidentifikasi keduanya sebagai operator kunci dalam serangan 7 Oktober dan penyanderaan warga Israel.
Hamas tidak membenarkan atau membantah kematian Sinwar. Kelompok militan itu sebelumnya membantah tuduhan bahwa mereka menggunakan infrastruktur sipil sebagai kedok. Pejabat kesehatan Gaza mengatakan pada saat itu bahwa 28 orang tewas dalam serangan pada 13 Mei.
Serangan itu dilaporkan saat Israel meningkatkan operasinya di Gaza, menyusul gagalnya gencatan senjata yang ditengahi secara internasional pada bulan Maret.
Sementara laporan menunjukkan bahwa baik Israel maupun Hamas pada prinsipnya telah menyetujui kerangka gencatan senjata baru, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menegaskan bahwa operasi militer akan terus berlanjut hingga Hamas sepenuhnya disingkirkan. Setelah serangan rumah sakit, ia bersumpah untuk "masuk dengan kekuatan penuh untuk menyelesaikan operasi dan membebaskan para sandera yang tersisa."
Yang juga tewas dalam operasi itu adalah Muhammad Shabana, komandan Brigade Rafah Hamas, dan Mehdi Kuwara, kepala batalion Khan Younis milik organisasi itu. IDF mengidentifikasi keduanya sebagai operator kunci dalam serangan 7 Oktober dan penyanderaan warga Israel.
Hamas tidak membenarkan atau membantah kematian Sinwar. Kelompok militan itu sebelumnya membantah tuduhan bahwa mereka menggunakan infrastruktur sipil sebagai kedok. Pejabat kesehatan Gaza mengatakan pada saat itu bahwa 28 orang tewas dalam serangan pada 13 Mei.
Serangan itu dilaporkan saat Israel meningkatkan operasinya di Gaza, menyusul gagalnya gencatan senjata yang ditengahi secara internasional pada bulan Maret.
Sementara laporan menunjukkan bahwa baik Israel maupun Hamas pada prinsipnya telah menyetujui kerangka gencatan senjata baru, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menegaskan bahwa operasi militer akan terus berlanjut hingga Hamas sepenuhnya disingkirkan. Setelah serangan rumah sakit, ia bersumpah untuk "masuk dengan kekuatan penuh untuk menyelesaikan operasi dan membebaskan para sandera yang tersisa."
(ahm)
Lihat Juga :