Batalkan Hukuman Mati 5 Pembunuh Khashoggi, Saudi Diolok-olok

Selasa, 08 September 2020 - 07:58 WIB
loading...
A A A
Khalil Jahshan, dari Arab Center di Washington, DC, mencatat bahwa pengumuman dari pengadilan Saudi itu berarti "menutup kasus selamanya". (Baca: China Dukung Saudi dalam Penanganan Kasus Khashoggi )

"Yang terpenting, di mana jasad Jamal Khashoggi? Dengan vonis-vonis ini, saya berasumsi mereka telah mengetahui apa yang terjadi pada tubuhnya," kata Jahshan, seorang teman keluarga Khashoggi, kepada Al Jazeera, Selasa (8/9/2020).

"Seluruh putusan tampaknya telah dimanipulasi. Menurut praktik hukum di Arab Saudi, keluarga memiliki hak untuk meringankan hukuman apa pun, dan keluarga telah mengeluarkan pernyataan seperti itu— kemungkinan besar di bawah paksaan. Saya rasa tidak berpikir itu dilakukan dengan bebas, mengetahui pihak keluarga," paparnya.

Sebelum dibunuh, Khashoggi, 59, kerap menulis secara kritis tentang pemerintah Saudi.

Dia telah tinggal di pengasingan di Amerika Serikat selama sekitar satu tahun, meninggalkan Arab Saudi tepat ketika Putra Mahkota Saudi Mohammad bin Salman (MBS) mulai melancarkan tindakan keras terhadap aktivis hak asasi manusia, penulis dan kritikus perang kerajaan yang menghancurkan di Yaman. (Baca juga: MBS Sakit Hati Dituding Jadi Dalang Pembunuhan Khashoggi )

Pangeran MBS pernah mengatakan dia tidak ada hubungannya dengan pembunuhan itu, tetapi mengatakan; "Itu terjadi di bawah pengawasan saya".

Pemerintah Saudi menyebut pembunuhan itu sebagai "operasi nakal" setelah berulang kali menyangkal keterlibatan apa pun selama berminggu-minggu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Diperiksa 4 Jam, Mantan...
Diperiksa 4 Jam, Mantan Menpora Dito Ariotedjo Dicecar 10 Pertanyaan KPK soal Kunjungan ke Arab Saudi
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Kalahkan Jerman di Piala...
Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay Umumkan Hari Libur Nasional
Rekomendasi
IHSG Hari Ini Terjun...
IHSG Hari Ini Terjun Bebas 3,05% ke Level 5.643, Transaksi Cetak Rp15 Triliun
Polri Kini Punya 54...
Polri Kini Punya 54 Jenderal Baru pada 2026 usai Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa FEB UNIS Tangerang dengan Edukasi Investasi Syariah dan Pelindungan Konsumen
Berita Terkini
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved