Dokter Bedah Prancis Ini Dijuluki Predator Seks, Memperkosa 299 Pasien selama 20 Tahun

Kamis, 29 Mei 2025 - 02:20 WIB
loading...
A A A
Para korban dan pembela hak anak mengatakan bahwa kasus tersebut menyoroti kegagalan sistemik yang memungkinkan Le Scouarnec berulang kali melakukan kejahatan seksual.

Pada tahun 2005, dia menerima hukuman penjara empat bulan yang ditangguhkan setelah penyidik menghubungkan kartu kreditnya dengan pembelian daring materi pelecehan seksual anak.

Namun Le Scouarnec tidak diharuskan menjalani perawatan atau dilarang menjalankan praktik kedokteran.

4. Mengaku Menyesal dan Minta Maaf

Meskipun Le Scouarnec telah meminta maaf kepada para korbannya, banyak dari mereka mempertanyakan ketulusan permintaan maafnya, yang diulang-ulangnya hampir secara mekanis selama minggu-minggu persidangan.

"Anda adalah pedofil massal terburuk yang pernah hidup," kata salah satu pengacara yang mewakili para korban, Thomas Delaby, yang menggambarkan Le Scouarnec sebagai "bom atom pedofilia".

Ada rasa frustrasi di antara sebagian orang karena persidangan tersebut tidak memberikan dampak yang mereka harapkan di Prancis.

Kasus tersebut tidak menarik perhatian seperti kasus Dominique Pelicot, yang dipenjara tahun lalu karena merekrut puluhan orang asing untuk memperkosa mantan istrinya Gisele.

Namun Menteri Kesehatan Yannick Neuder mengatakan pada hari Rabu bahwa ia akan bekerja sama dengan Menteri Kehakiman Gerald Darmanin untuk memastikan bahwa "kita tidak akan pernah lagi berada dalam situasi di mana pasien dan anak-anak yang rentan" terpapar predator.

"Yang ingin kami katakan adalah tidak akan pernah lagi," katanya kepada penyiar France Info. "Bagaimana kita bisa sampai pada situasi ini?"
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Praktik Dokter Ilegal...
Praktik Dokter Ilegal di Jaksel, 2 WNA Vietnam Dideportasi
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Daftar 26 Pemain Timnas...
Daftar 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Persib dan Persija Terbanyak!
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Berita Terkini
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Infografis
Komputer Berusia 2.000...
Komputer Berusia 2.000 Tahun Ditemukan, Ini Fungsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved