4 Alasan Rusia Mengakui Israel sebagai Negara pada 1948
Rabu, 28 Mei 2025 - 12:01 WIB
loading...
A
A
A
Dukungan ini sejalan dengan upaya Soviet menunjukkan komitmennya terhadap solusi internasional dan memperkuat posisinya di arena diplomatik global.
Meskipun awalnya mendukung Israel, hubungan antara Uni Soviet dan Israel memburuk seiring waktu. Pada tahun 1950-an, Uni Soviet mulai mendukung negara-negara Arab dalam konflik mereka dengan Israel.
Pada tahun 1967, setelah Perang Enam Hari, Uni Soviet memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel sebagai protes terhadap kebijakan Israel di wilayah pendudukan.
Pengakuan Uni Soviet terhadap Israel pada tahun 1948 didasarkan pada pertimbangan strategis untuk mengurangi pengaruh Inggris di Timur Tengah, harapan terhadap Israel yang sosialis, dan upaya memperluas pengaruh dalam konteks Perang Dingin.
Namun, perubahan dinamika politik dan aliansi di kawasan menyebabkan pergeseran sikap Uni Soviet terhadap Israel dalam dekade-dekade berikutnya.
Baca juga: Bak Film Zombie, Massa Kelaparan Serbu Pusat Bantuan Gaza, Personel AS dan Israel Kabur
Perubahan Sikap Uni Soviet
Meskipun awalnya mendukung Israel, hubungan antara Uni Soviet dan Israel memburuk seiring waktu. Pada tahun 1950-an, Uni Soviet mulai mendukung negara-negara Arab dalam konflik mereka dengan Israel.
Pada tahun 1967, setelah Perang Enam Hari, Uni Soviet memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel sebagai protes terhadap kebijakan Israel di wilayah pendudukan.
Pengakuan Uni Soviet terhadap Israel pada tahun 1948 didasarkan pada pertimbangan strategis untuk mengurangi pengaruh Inggris di Timur Tengah, harapan terhadap Israel yang sosialis, dan upaya memperluas pengaruh dalam konteks Perang Dingin.
Namun, perubahan dinamika politik dan aliansi di kawasan menyebabkan pergeseran sikap Uni Soviet terhadap Israel dalam dekade-dekade berikutnya.
Baca juga: Bak Film Zombie, Massa Kelaparan Serbu Pusat Bantuan Gaza, Personel AS dan Israel Kabur
(sya)
Lihat Juga :