Keponakan Osama Bin Laden: Pilih Trump atau Hadapi 9/11 Lainnya

Selasa, 08 September 2020 - 05:05 WIB
loading...
Keponakan Osama Bin...
Keponakan Osama bin Laden, Noor Bin Ladin. Foto/www.independent.co.uk
A A A
NEW YORK - Keponakan Pendiri Al Qaeda Osama bin Laden, Noor Bin Ladin, secara terbuka memberikan dukungan pada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat wawancara dengan New York Post.

Noor Bin Ladin menyebut dirinya sendiri sebagai “warga Amerika di hati”.

Wanita berkewarganegaraan Swiss itu mengklaim serangan yang terinspirasi 9/11 lainnya dapat terjadi jika calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden terpilih.

“Daesh (ISIS) berkembang di era pemerintahan Obama/Biden, membuat mereka datang ke Eropa,” ungkap Noor bin Ladin pada tabloid itu.

“Trump telah menunjukkan dia melindungi Amerika dan kita dengan perpanjangan dari ancaman asing dengan melenyapkan para teroris di akarnya dan sebelum mereka mendapat peluang untuk menyerang,” kata Noor.

Keponakan Pendiri Al Qaeda itu berumur 14 tahun saat pamannya dituduh mendalangi serangan di gedung kembar World Trade Centre dan Pentagon di New York dan Washington DC secara berurutan.

“Saya telah mendukung Presiden Trump sejak dia mengumumkan dia maju pada hari-hari awal pada 2015. Saya telah menonton dari jauh dan saya mengagumi keteguhan hati pria ini. Dia harus terpilih lagi. Ini penting bagi masa depan tidak hanya Amerika tapi peradaban barat secara keseluruhan,” tutur Noor.

Dia menjelaskan bahwa bagian keluarganya selalu menyebut nama mereka secara berbeda dengan cara yang dilakukan pamannya.



Selain itu, Noor menggunakan peluang wawancara itu untuk mengkritik anggota Kongres AS dari Minnesota, Ilhan Omar.

“Anda memiliki situasi sekarang di Amerika di mana Anda memiliki orang seperti Ilhan Omar yang secara aktif membenci negara Anda. Ini kehormatan untuk dapat pergi dan tinggal di AS dan membuat sebagian besar dari semua peluang. Jika dia benci ini sangat banyak mengapa dia tidak pergi?” kata Noor.

Noor mengunggah foto dirinya di Twitter memakai pakaian “Make America Great Again” termasuk topi merah yang terkenal dikenakan para pendukung Trump. (Baca Juga: Proyek Jet Tempur KF-X/IF-X Korsel, Indonesia Nunggak Rp6,2 Triliun)

Dia juga menggunakan tagar #QAnon yang merujuk pada teori konspirasi sayap kanan yang sering dipromosikan para pendukung Trump. (Baca Infografis: Badai Haishen terjang Jepang, Curah Hujan Sangat Tinggi)

Noor adalah putri dari kakak tiri Osama bin Laden, Yeslam, dan penulis asal Swiss, Carmen Dufour. Yeslam dan Dufour berpisah pada 1988. (Lihat Video: Setelah Daftar di KPU, Calon Bupati Kabupaten Halmahera Meninggal Dunia Saat Orasi)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Cerita Shakira Kembali...
Cerita Shakira Kembali Bawakan Lagu Anthem Piala Dunia, Harus Membuat Orang Menari
Rekomendasi
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
Salat Tarawih 11 atau...
Salat Tarawih 11 atau 23 Rakaat, Semuanya Baik dan Sah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved