Kepalanya Dihargai Amerika Rp16,2 Miliar, Bos Kartel Narkoba Ini Dihabisi di Meksiko

Senin, 26 Mei 2025 - 07:48 WIB
loading...
Kepalanya Dihargai Amerika...
Jorge Humberto El Perris Figueroa, salah satu bos Kartel Sinaloa, tewas dalam baku tembak dengan aparat berwenang Meksiko selama upaya penangkapannya. Foto/CNN Espanol
A A A
MEXICO CITY - Jorge Humberto "El Perris" Figueroa, salah satu bos Kartel Sinaloa, telah tewas dalam baku tembak dengan aparat berwenang Meksiko selama upaya penangkapannya. Bos kartel narkoba tersebut selama ini diburu Amerika Serikat (AS), yang menawarkan hadiah USD1 juta (lebih dari Rp16,2 miliar) untuk kepalanya.

Dia merupakan petinggi Kartel Sinaloa yang setia kepada putra El Chapo, Ovidio Guzman dalam konflik internal kartel tersebut.

Mengutip laporan New York Post, Senin (26/5/2025), pemerintah Meksiko mengatakan El Perris—bagian dari faksi "El Chapitos"—telah menembaki personel militer pada hari Jumat, yang memicu respons yang fatal.

Operasi yang menyasar El Perris terjadi di Navolato, 32 kilometer (19 mil) dari Culiacán, ibu kota Sinaloa, menurut laporan media lokal yang dikutip CNN.

Baca Juga: Bos Narkoba Paling Ditakuti Kabur dari Penjara, Picu Sayembara Berhadiah Rp16,5 Miliar

Badan Penegakan Narkoba AS (DEA) telah menawarkan hadiah USD1 juta untuk Figueroa, yang diburu atas dugaan kejahatan federal termasuk konspirasi perdagangan fentanil, kepemilikan senapan mesin dan alat perusak, serta konspirasi pencucian uang.

"Sebagai bagian dari strategi untuk membangun perdamaian di Sinaloa, sebuah operasi dilakukan untuk menangkap Jorge Humberto, alias El Perris," tulis Menteri Luar Negeri Meksiko Omar Garcia Harfuch di X.

"Orang ini diidentifikasi sebagai salah satu dalang utama serangan terhadap pihak berwenang pada tahun 2019 di Culiacan, selain terkait dengan pembunuhan dan penculikan yang memengaruhi kedamaian dan ketenangan masyarakat Sinaloa," imbuh Harfuch.

Dalam pertikaian sengit tahun 2019, penangkapan Ovidio Guzman Lopez memicu bentrokan hebat antara Kartel Sinaloa dan pasukan keamanan Meksiko. Kartel yang diduga dipimpin oleh El Perris itu, lebih banyak jumlahnya dan lebih banyak persenjataannya daripada pihak berwenang di Culiacan.

Di tengah kekacauan itu, pihak berwenang Meksiko membebaskan Ovidio Guzman Lopez untuk mencegah pertumpahan darah lebih lanjut. Namun, dia ditangkap lagi, diekstradisi ke AS pada tahun 2023, dan kini menjalani hukuman seumur hidup.

Baru-baru ini, dia membuat kesepakatan dengan pemerintah AS untuk membawa 17 anggota keluarga, termasuk mantan istri El Chapo, ke Amerika Serikat.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Sinergi BPJS dan Kejaksaan...
Sinergi BPJS dan Kejaksaan Agung, Jaga Keberlangsungan JKN
Siapa Keiichi Tsuchiya?...
Siapa Keiichi Tsuchiya? Legenda yang Ubah Drifting dari Balapan Liar Jadi Kultur Global
Peluang Iran Lolos ke...
Peluang Iran Lolos ke Babak 32 Besar Masih Terbuka, Diprediksi Capai 80 Persen
Berita Terkini
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved