Tuding India Terlibat Teror Khuzdar, Pakistan Bersumpah Akan Balas Dendam

Minggu, 25 Mei 2025 - 14:22 WIB
loading...
Tuding India Terlibat...
Pakistan bersumpah akan balas dendam atas keterlibatan india dalam teror di Khuzdar. Foto/X/@MiddleEast01
A A A
ISLAMABAD - Direktur Jenderal Hubungan Masyarakat Antar-Layanan (ISPR) Letjen Ahmed Sharif Chaudhry dan Menteri Dalam Negeri Khurram Agha mengutuk keras gelombang serangan teroris baru-baru ini di Balochistan. Pakistan menuduh India mensponsori terorisme di Pakistan selama lebih dari dua dekade.

Dirjen ISPR, saat berbicara di media, mengatakan India telah menjalankan kebijakan terorisme yang disponsori negara secara konsisten yang bertujuan untuk mengganggu stabilitas Pakistan dan menyabotase perdamaian regional. "Selama 20 tahun, India telah aktif mendanai dan memfasilitasi kegiatan teroris di Pakistan," katanya, dilansir Samaa TV.

Ia mengingat bahwa pada tahun 2009, Pakistan telah menyerahkan berkas terperinci yang mengungkap keterlibatan India dalam kegiatan teroris di Balochistan. Bukti serupa kembali diajukan pada tahun 2016, yang mencakup bukti dukungan India terhadap kelompok terlarang dan jaringan teroris yang beroperasi di Pakistan.

DG ISPR mencantumkan serangkaian insiden teroris terkini di Balochistan, yang semuanya diduga terkait dengan kelompok teroris yang didukung India bernama Fitna-ul-Hindustan. Ia mengatakan kelompok tersebut berada di balik serangan tragis di Khuzdar yang mengakibatkan kematian anak-anak sekolah. "Ini bukan sekadar serangan terhadap anak-anak, tetapi serangan terhadap nilai-nilai kita," tambah menteri dalam negeri.

"Delapan orang, termasuk enam anak-anak, tewas, dan 51 orang terluka dalam serangan Khuzdar. Banyak yang masih menjalani perawatan di rumah sakit," kata juru bicara militer.

"Bahkan orang Baloch bertanya apa hubungan Balochisme dengan terorisme. Fitna-ul-Hindustan tidak ada hubungannya dengan Balochisme," kata juru bicara militer tersebut, seraya menambahkan bahwa dunia bertanya siapa warga Pakistan yang terlibat dalam serangan Pahalgam.

DG ISPR menyebutkan bahwa beberapa teroris yang ditangkap telah mengaku menerima dukungan finansial dan logistik dari India. Ia merujuk pada pernyataan pengakuan mata-mata India Kulbhushan Jadhav sebagai bukti yang tidak dapat disangkal tentang campur tangan India dalam urusan internal Pakistan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
Ferrari Dicemooh, BMW...
Ferrari Dicemooh, BMW Dipuja: Menguak Rahasia Sangar M Concept Neue Klasse!
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Berita Terkini
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
Infografis
Biaya Perang Pakistan-India...
Biaya Perang Pakistan-India selama 4 Pekan, Siapa Paling Boncos?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved