Kim Jong-un Dipermalukan, Korut Gunakan Terpal Tutupi Kapal Perang 5.000 Ton yang Nyaris Tenggelam
Jum'at, 23 Mei 2025 - 07:10 WIB
loading...
A
A
A
Saat itu, pemimpin Korea Utara tersebut menghadiri upacara peluncuran kapal perang di pelabuhan barat Nampo bersama putrinya yang masih remaja, Kim Ju Ae.
Kim Ju Ae secara luas dianggap oleh para analis sebagai calon penerus Kim JOng-un sejak dia disebut sebagai "orang pembimbing yang hebat" dalam laporan resmi tahun lalu.
Kim Jong-un saat itu mengatakan kapal seberat 5.000 ton tersebut akan memperkuat upaya untuk memperluas jangkauan operasional dan kemampuan serangan pendahuluan dari militer bersenjata nuklirnya.
Kapal perusak "serbaguna", yang dirancang untuk menangani berbagai senjata termasuk rudal balistik dan jelajah berkemampuan nuklir, disebut-sebut sebagai yang pertama dalam kelas baru kapal perang bersenjata berat.
Kim Jong-un, yang telah membingkai penumpukan senjata sebagai respons terhadap bahaya yang diduga ditimbulkan oleh AS dan sekutunya di Asia, mengatakan kapal perusak akan diserahkan kepada Angkatan Laut awal tahun depan sebelum memulai tugas aktif.
Jo Chun Ryong, seorang sekretaris di Partai Buruh yang berkuasa, mengeklaim kapal itu dilengkapi dengan "senjata paling kuat" dan dibangun dalam waktu sekitar 400 hari.
Kim Jong-un juga membidik upaya AS dan Korea Selatan untuk memperluas latihan militer bersama dan memperbarui strategi pencegahan nuklir mereka, yang dia gambarkan sebagai persiapan untuk perang.
Dia berjanji untuk menanggapi dengan tegas krisis geopolitik ini dan perkembangan yang sedang berlangsung.
Kim Ju Ae secara luas dianggap oleh para analis sebagai calon penerus Kim JOng-un sejak dia disebut sebagai "orang pembimbing yang hebat" dalam laporan resmi tahun lalu.
Kim Jong-un saat itu mengatakan kapal seberat 5.000 ton tersebut akan memperkuat upaya untuk memperluas jangkauan operasional dan kemampuan serangan pendahuluan dari militer bersenjata nuklirnya.
Kapal perusak "serbaguna", yang dirancang untuk menangani berbagai senjata termasuk rudal balistik dan jelajah berkemampuan nuklir, disebut-sebut sebagai yang pertama dalam kelas baru kapal perang bersenjata berat.
Kim Jong-un, yang telah membingkai penumpukan senjata sebagai respons terhadap bahaya yang diduga ditimbulkan oleh AS dan sekutunya di Asia, mengatakan kapal perusak akan diserahkan kepada Angkatan Laut awal tahun depan sebelum memulai tugas aktif.
Jo Chun Ryong, seorang sekretaris di Partai Buruh yang berkuasa, mengeklaim kapal itu dilengkapi dengan "senjata paling kuat" dan dibangun dalam waktu sekitar 400 hari.
Kim Jong-un juga membidik upaya AS dan Korea Selatan untuk memperluas latihan militer bersama dan memperbarui strategi pencegahan nuklir mereka, yang dia gambarkan sebagai persiapan untuk perang.
Dia berjanji untuk menanggapi dengan tegas krisis geopolitik ini dan perkembangan yang sedang berlangsung.
(mas)
Lihat Juga :