Perusahaan Tentara Bayaran AS Mulai Merekrut untuk Israel di LinkedIn

Rabu, 21 Mei 2025 - 07:18 WIB
loading...
Perusahaan Tentara Bayaran...
Tentara bayaran AS dari perusahaan Safe Reach Solutions berada di Gaza. Foto/srs
A A A
WASHINGTON - Perusahaan kontraktor militer swasta Amerika Serikat (AS) yang akan mengawasi distribusi bantuan Gaza atas nama Israel sedang aktif merekrut untuk posisi di LinkedIn. Laporan itu menurut lowongan pekerjaan yang dibagikan kepada Middle East Eye (MEE) oleh pejabat AS saat ini dan sebelumnya.

Perusahaan Safe Reach Solutions atau SRS mengatakan bahwa mereka sedang aktif mencari "Petugas Penghubung Kemanusiaan" yang akan "berfungsi sebagai penghubung penting antara tim operasional kami dan komunitas kemanusiaan yang lebih luas," menurut salah satu deskripsi pekerjaan.

Jabatan lain yang ditawarkan sepekan yang lalu tetapi telah ditutup adalah "Wakil/Manajer Tim untuk mendukung manajemen, perencanaan, dan pelaksanaan misi sehari-hari."

Jabatan petugas penghubung tampaknya berfokus pada analisis. Dikatakan bahwa perekrutan akan "memberikan saran tentang praktik terbaik untuk terlibat dengan populasi yang terkena dampak, otoritas lokal, dan organisasi berbasis masyarakat sambil memantau perkembangan yang dapat memengaruhi postur operasional."

Jabatan wakil tim ditujukan untuk rekrutan dengan latar belakang operasi. Salah satu persyaratannya adalah "pengalaman lapangan di Timur Tengah, terutama di daerah yang terkena dampak konflik atau pascakrisis."

Jabatan tersebut menginginkan pelamar dengan pengalaman minimal tujuh tahun. Mereka mengharuskan pelamar menjadi warga negara AS dan mengatakan kefasihan berbahasa Arab lebih diutamakan.

Ironisnya, SRS mencari orang-orang dengan pengalaman PBB, tetapi rencana untuk mengambil alih distribusi bantuan tersebut bertujuan menggantikan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang sudah mampu menyalurkan bantuan di Gaza.

"Para profesional dengan karier menengah hingga senior ini akan membantu menjembatani komunikasi, koordinasi, dan kepercayaan dengan LSM, lembaga internasional, dan badan PBB yang beroperasi di lingkungan yang kompleks," menurut lowongan kerja itu.

Permintaan untuk posisi tersebut tampaknya tinggi.

Menurut LinkedIn, lebih dari 100 orang melamar posisi petugas penghubung kemanusiaan dalam waktu dua pekan.

Posisi wakil tim juga menarik komentar dari pengguna yang tertarik yang ditujukan kepada "Ali Ali," konsultan perekrutan SRS.

“Hai Ali, saya bekerja di Gaza musim panas lalu bersama tentara AS. Saya bertanggung jawab atas pengiriman bantuan kemanusiaan melalui dermaga Trident. Silakan hubungi saya jika Anda ingin berbicara lebih lanjut,” tulis seorang pengguna LinkedIn.

Pemerintahan Joe Biden sebelumnya meluncurkan proyek dermaga yang mahal untuk membawa bantuan ke Jalur Gaza tahun lalu, tetapi secara luas dianggap gagal.

Kontraktor militer swasta Amerika telah mulai berdatangan ke Israel, menurut foto-foto yang dibagikan di media sosial yang memperlihatkan pria-pria berpakaian khaki dan berjanggut di bandara Ben Gurion di Tel Aviv.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Perang AS-Iran Memanas,...
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
Mantan Koordinator Pusat...
Mantan Koordinator Pusat BEM SI Dukung Penuntasan Kasus Eks Jampidsus
Berita Terkini
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved