Ingin Kuasai Gaza, Militer Israel Akan Hancurkan Semua yang Tersisa

Senin, 19 Mei 2025 - 20:26 WIB
loading...
Ingin Kuasai Gaza, Militer...
Militer Israel akan hancurkan semua yang tersisa di Gaza. Foto/X/@Israelitanknerd
A A A
GAZA - Menteri Keuangan sayap kanan Israel Bezalel Smotrich mengatakan, sedikit makanan yang masuk ke Jalur Gaza tidak akan sampai ke Hamas. Israel, kata dia, juga akan menghancurkan semua yang tersisa di Gaza.

Ia menambahkan bahwa militer Israel "menghancurkan semua yang tersisa di Jalur Gaza". Dia menggambarkan wilayah itu sebagai "satu kota teror besar".

Ia mengatakan warga sipil akan dipindahkan dari zona pertempuran karena tentara "tidak akan membiarkan hal yang tidak penting" dilakukan.

Dia mengatakan, penduduk Gaza akan mencapai bagian selatan Jalur Gaza, dan dari sana, dengan pertolongan Tuhan, ke negara ketiga. "Yang paling sedikit akan sampai ke penduduk - hanya agar dunia tidak menghentikan kami dan menuduh kami melakukan kejahatan perang."

"Yang akan masuk dalam beberapa hari mendatang sangat sedikit: beberapa toko roti yang mendistribusikan roti pita kepada orang-orang, dan dapur umum yang menyediakan satu porsi makanan matang setiap hari."

Warga sipil, katanya, akan menerima satu pita dan sepiring makanan - "itu saja".

Baca Juga: PM Netanyahu: Perundingan Doha Kaji Kemungkinan Perang Gaza Berakhir

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, mengatakan militer akan menguasai seluruh Gaza.

"Kami terlibat dalam pertempuran besar-besaran - intens dan substansial - dan ada kemajuan. Kami akan menguasai semua wilayah di Jalur Gaza, itulah yang akan kami lakukan," katanya dalam video tersebut, dilansir BBC.

Menanggapi kritik terhadap blokade tersebut, Netanyahu mengatakan bahwa Israel perlu mencegah kelaparan sejak dimulainya perang di Gaza "baik dari sudut pandang praktis maupun diplomatik".

"Sederhananya, pihak lain tidak akan mendukung kami; kami tidak akan dapat menyelesaikan misi kemenangan," katanya.

"Oleh karena itu, kami memutuskan untuk memberikan bantuan kemanusiaan minimal selama perang. Kami maju dengan pendekatan ini, dan tentu saja, kami menemukan bahwa Hamas menjarah sebagian bantuan ini. Jadi kami menghentikan bantuan kemanusiaan."

Netanyahu melanjutkan dengan mengatakan bahwa Israel "mendekati garis merah", dengan para senator dan teman-teman Israel mengatakan kepadanya "kami tidak dapat menangani gambar-gambar kelaparan, kelaparan massal".

Ia mengatakan "jembatan dasar minimal" diperlukan "cukup untuk mencegah kelaparan".

Sebelumnya, Tentara Israel telah memberi tahu penduduk yang tinggal di Khan Younis, Bani Suheila, dan Abasan untuk "segera mengungsi" sebelum serangan.

Juru bicara IDF berbahasa Arab Avichay Adraee mengatakan pada X, external bahwa IDF akan meluncurkan "serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menghancurkan kemampuan organisasi teroris di daerah ini".

"Anda harus segera mengungsi ke wilayah barat Mawasi," tulisnya, seraya menambahkan bahwa Khan Younis akan dianggap sebagai "zona pertempuran berbahaya".

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Efisiensi, Malaysia...
Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan
Rekomendasi
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Flying Flea C6 Motor...
Flying Flea C6 Motor Listrik Pertama Royal Enfield Diperkenalkan
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
Berita Terkini
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved