Buldoser Israel Hancurkan Tembok Rumah Sakit Indonesia di Gaza
Senin, 19 Mei 2025 - 16:15 WIB
loading...
A
A
A
Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir dilaporkan meminta pemungutan suara mengenai masalah tersebut, tetapi Netanyahu menolak, dengan mengaitkan langkah tersebut dengan tekanan Amerika.
Keputusan itu dibuat "tanpa pemungutan suara kabinet dan bertentangan dengan keinginan mayoritas menteri," menurut Yedioth Ahronoth.
Harian itu melaporkan bahwa langkah tersebut merupakan solusi sementara untuk beberapa hari mendatang, hingga perusahaan keamanan AS dapat mulai mendistribusikan bantuan di "zona kemanusiaan" yang telah ditentukan, yang diperkirakan tidak akan terjadi sebelum 24 Mei.
Seorang pejabat Israel mengomentari keputusan tersebut, dengan mengatakan, "Ini adalah tindakan sementara, yang berlangsung sekitar seminggu, hingga pusat-pusat distribusi sepenuhnya berdiri. Sebagian besar pusat-pusat ini akan berlokasi di Jalur Gaza selatan di bawah keamanan militer, dan akan dikelola oleh perusahaan-perusahaan sipil Amerika."
PBB dan perusahaan-perusahaan bantuan telah mengecam rencana Israel untuk mendirikan apa yang disebut "zona-zona kemanusiaan" untuk distribusi bantuan dengan mengatakan bahwa hal ini menjadikan bantuan sebagai senjata dan memaksa warga Palestina untuk pindah dari lingkungan mereka ke daerah-daerah yang menyediakan makanan.
Keputusan itu dibuat "tanpa pemungutan suara kabinet dan bertentangan dengan keinginan mayoritas menteri," menurut Yedioth Ahronoth.
Harian itu melaporkan bahwa langkah tersebut merupakan solusi sementara untuk beberapa hari mendatang, hingga perusahaan keamanan AS dapat mulai mendistribusikan bantuan di "zona kemanusiaan" yang telah ditentukan, yang diperkirakan tidak akan terjadi sebelum 24 Mei.
Seorang pejabat Israel mengomentari keputusan tersebut, dengan mengatakan, "Ini adalah tindakan sementara, yang berlangsung sekitar seminggu, hingga pusat-pusat distribusi sepenuhnya berdiri. Sebagian besar pusat-pusat ini akan berlokasi di Jalur Gaza selatan di bawah keamanan militer, dan akan dikelola oleh perusahaan-perusahaan sipil Amerika."
PBB dan perusahaan-perusahaan bantuan telah mengecam rencana Israel untuk mendirikan apa yang disebut "zona-zona kemanusiaan" untuk distribusi bantuan dengan mengatakan bahwa hal ini menjadikan bantuan sebagai senjata dan memaksa warga Palestina untuk pindah dari lingkungan mereka ke daerah-daerah yang menyediakan makanan.
(ahm)
Lihat Juga :