Duterte Menang pada Pemilu, Bagaimana Bisa Jadi Wali Kota ketika Ditahan di ICC?

Selasa, 20 Mei 2025 - 17:16 WIB
loading...
A A A
Pengacara Duterte, Nicholas Kaufman, dikutip oleh kantor berita Filipina ABS-CBN mengatakan dukungan "luar biasa" untuk Duterte dalam pemilihan paruh waktu 2025 menunjukkan "penolakan total" publik terhadap "upaya pemerintah nasional untuk menghapus" warisan mantan presiden tersebut.

Dalam balasannya kepada CNN, Kaufman mengatakan "setiap upacara pelantikan akan ditentukan oleh dan sesuai dengan hukum Republik Filipina. Oleh karena itu, keputusan tentang masalah ini akan diambil dalam waktu dekat setelah semua opsi telah didiskusikan dengan pengacara Filipina mantan Presiden tersebut."

Beleno mengatakan para pemilih melihat pemilihan ini sebagai "hore terakhir" bagi Duterte dan memberikan suara mereka sebagai penghormatan terakhir kepada mantan pemimpin yang sudah tua dan kuat itu. Penangkapan Duterte hanya menggembirakan para pemilih, katanya.

Dukungan untuk Duterte diberikan kepada keluarganya, yang muncul kembali dalam pemungutan suara dengan kendali besar atas basis politik mereka. Kelima anggota keluarga Duterte yang maju dalam pemilihan ini menang telak.

Putra Duterte, Paolo, terpilih kembali menjadi anggota kongres dan dua putra Paolo juga memenangkan jabatan publik: Omar menang sebagai anggota kongres untuk distrik kedua Kota Davao dan Rodrigo II, yang dipanggil dengan nama panggilan "Rigo," terpilih sebagai anggota dewan distrik pertama.

Sebastian Duterte, wakil wali kota terpilih – yang dapat menjadi wali kota jika ayahnya tidak ada – tidak sekeras Duterte yang lebih tua dan banyak tanggung jawab politik yang membebaninya di dalam negeri, kata Beleno.

3. Tidak Akan Menjelaskan Tugasnya sebagai Wali Kota

Hambatan hukum utama yang dihadapi Duterte, meskipun ia menang telak sebagai wali kota, adalah apakah ia akan diizinkan untuk bersumpah selama ketidakhadirannya yang dipaksakan.

Semua pejabat publik terpilih seharusnya mengambil sumpah mereka dalam waktu 30 hari sejak mereka memangku jabatan pada tanggal 1 Juli, menurut Joel Butuyan, seorang pengacara yang diakreditasi ICC dan presiden LSM hak asasi manusia CenterLaw. Tidak bisa menjadi disumpah di rumah, Duterte perlu mengambil sumpah di hadapan duta besar atau konsul Filipina di Den Haag, yang tampaknya tidak mungkin, kata Butuyan.

"Saya tidak berpikir dia akan diizinkan keluar hanya untuk menjabat karena itu tidak termasuk dalam hak-hak terdakwa (orang) di ICC," katanya.

Jika ICC memberikan izin kepada Duterte, sumpah tersebut akan diakui di Filipina, tetapi dia "tidak akan dapat menjalankan fungsinya karena dia berada di luar negeri dan dia ditahan," kata Butuyan.

"Ini sama sekali tidak ideal," imbuh Butuyan, tentang hasil pemilu. "Tidak melayani kepentingan masyarakat Davao bahwa mereka memilih seseorang yang tidak akan mampu menjalankan fungsinya sebagai wali kota."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Bermusuhan dengan China,...
Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya
Wali Kota Ini Tewas...
Wali Kota Ini Tewas Diberondong Tembakan Pembunuh Bayaran saat Berangkat ke Kantor
Diburu ICC, Sekutu Duterte...
Diburu ICC, Sekutu Duterte Diperingatkan Tak Kabur dari Filipina
Sosok Eileen Wang, Wali...
Sosok Eileen Wang, Wali Kota di AS yang Ketahuan Jadi Mata-mata China
Zohran Mamdani Salat...
Zohran Mamdani Salat Iduladha dengan Jubah Arsenal
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Raksasa Teknologi Oracle...
Raksasa Teknologi Oracle PHK 21.000 Karyawan usai Fokus Bisnis Beralih ke AI
Rekomendasi
Cristiano Ronaldo dan...
Cristiano Ronaldo dan Perjuangan Melawan Waktu di Piala Dunia 2026
Inggris vs Ghana 0-0,...
Inggris vs Ghana 0-0, Laga Hambar di Boston
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Berita Terkini
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Infografis
26 Perwira Dimutasi...
26 Perwira Dimutasi Jadi Kapolres di Pulau Jawa pada Mutasi Juni 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved