Duterte Menang pada Pemilu, Bagaimana Bisa Jadi Wali Kota ketika Ditahan di ICC?

Selasa, 20 Mei 2025 - 17:16 WIB
loading...
Duterte Menang pada...
Rodrigo Duterte menang pemilu, dia terpilih sebagai wali kota ketika dia ditahan di ICC. Foto/X/@KampilanBoy
A A A
MANILA - Dalam permainan politik Filipina yang menegangkan, para pemilih telah memberikan kemenangan telak bagi mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte sebagai wali kota di kota kelahirannya, Davao. Itu menjadi hal yang bisa diprediksi bagi keluarga yang telah memegang jabatan tersebut selama lebih dari 20 tahun.

Namun, kemenangan telak terbaru ini menciptakan kesulitan bagi Filipina, karena wali kota terpilih tersebut berada ribuan mil jauhnya di balik jeruji besi sambil menunggu persidangan atas tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Jaksa di Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) di Den Haag menuduh pemimpin politik berusia 80 tahun itu melancarkan perang brutal terhadap narkoba yang menewaskan ribuan orang, termasuk banyak orang tak bersalah dan orang-orang yang lewat.

Meskipun ia secara terbuka membanggakan tindakan keras tersebut, Duterte telah lama membantah tuduhan pelanggaran hak asasi manusia dan telah berulang kali mengatakan bahwa ia tidak akan tunduk pada pengadilan asing.

Sidang berikutnya akan diadakan pada bulan September, tetapi sebelum itu para ahli mengatakan bahwa ia menghadapi pertikaian hukum baru yang rumit antara ICC dan yurisdiksi Filipina mengenai apakah ia akan diizinkan untuk mengambil sumpah jabatan.

Duterte Menang pada Pemilu, Bagaimana Bisa Jadi Wali Kota ketika Ditahan di ICC?

1. Kewenangan Akan DIlimpahkan ke Wakil Wali Kota yang Dijabat Anaknya

Duterte berpotensi untuk dilantik melalui perwakilan atau secara in absentia – mungkin melalui panggilan video, tetapi hanya jika pengadilan yang berpusat di Den Haag mengizinkannya, kata para ahli.

Jika ia diizinkan untuk memangku jabatan tersebut, pertanyaan akan diajukan tentang bagaimana ia dapat mengelola kota selatan tersebut dari pusat penahanan di zona waktu lain, di mana ia memiliki akses ke komputer dan panggilan telepon ke keluarga, tetapi tidak ada internet.

Berdasarkan hukum Filipina, tugas sehari-hari dapat dibebankan kepada putra bungsunya, Sebastian Duterte, yang terpilih sebagai wakil wali kota Davao City.

Jika Duterte senior tidak diizinkan untuk mengambil sumpah, para ahli mengatakan jabatan wali kota dapat jatuh ke tangan calon kedua Karlo Nograles, dari dinasti politik Nograles, rival lama Duterte di Davao, tempat kedua keluarga berebut pengaruh.

Melansir CNN, Ramon Beleno, seorang analis politik dan mantan profesor dari Universitas Ateneo de Davao, mengatakan menyerahkan jabatan itu kepada Nograles dapat memicu gugatan hukum terpisah dari keluarga Duterte.

Baca Juga: Siapa Ali Khan Mahmudabad? Profesor India yang Ditangkap karena Kritik Operasi Sindoor

2. Tetap Jadi Tokoh Kuat yang Memecah Belah Filipina

Duterte tetap menjadi tokoh yang kuat namun memecah belah di Filipina. Di Kota Davao, tempat ia menjabat sebagai wali kota selama lebih dari dua dekade sebelum menjadi presiden pada tahun 2016, para pendukungnya yang bersemangat memuji cengkeramannya yang kuat atas kota tersebut dengan memperkuat hukum dan ketertiban.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Bermusuhan dengan China,...
Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya
Wali Kota Ini Tewas...
Wali Kota Ini Tewas Diberondong Tembakan Pembunuh Bayaran saat Berangkat ke Kantor
Diburu ICC, Sekutu Duterte...
Diburu ICC, Sekutu Duterte Diperingatkan Tak Kabur dari Filipina
Sosok Eileen Wang, Wali...
Sosok Eileen Wang, Wali Kota di AS yang Ketahuan Jadi Mata-mata China
Zohran Mamdani Salat...
Zohran Mamdani Salat Iduladha dengan Jubah Arsenal
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Gedung Pusat Animasi...
Gedung Pusat Animasi Terbakar Tewaskan 15 Orang, Sebagian Besar Pelajar
Rekomendasi
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Cristiano Ronaldo Mengamuk,...
Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved