Bukan Negara Muslim, tapi Justru Dihukum Israel karena Kecam Kebrutalan Zionis

Senin, 13 April 2026 - 01:10 WIB
loading...
Bukan Negara Muslim,...
Israel akan menghukum Spanyol karena berani mengkritik Zionis. Foto/Dok SindoNews
A A A
GAZA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengecam Spanyol atas apa yang ia gambarkan sebagai penentangan berulang terhadap Israel dan "pencemaran nama baik" militer setelah Madrid mengecam IDF atas serangan baru-baru ini di Lebanon. Padahal, Spanyol bukan negara Muslim, tetapi berani melawan Israel .

Dalam pidato video pada hari Jumat, Netanyahu mengatakan ia memerintahkan pengusiran Spanyol dari pusat koordinasi yang didukung AS di Kiryat Gat yang mengawasi gencatan senjata Gaza, menyebutnya sebagai hukuman karena menentang Israel.

“Israel tidak akan tinggal diam menghadapi mereka yang menyerang kami. Spanyol telah mencemarkan nama baik para pahlawan kami, tentara IDF – tentara dari pasukan paling bermoral di dunia,” kata Netanyahu, dilansir RT.

“Spanyol telah berulang kali memilih untuk melawan Israel… Saya tidak bermaksud membiarkan negara mana pun melancarkan perang diplomatik terhadap kami tanpa membayar harga yang setimpal.”

Para pejabat Spanyol, termasuk Perdana Menteri Pedro Sanchez, termasuk di antara para kritikus yang paling vokal terhadap perang AS-Israel melawan Iran, memperingatkan bahwa eskalasi lebih lanjut akan membawa konsekuensi kemanusiaan dan ekonomi yang parah. Bulan lalu, Spanyol menutup wilayah udaranya untuk pesawat AS yang terkait dengan perang dan secara permanen menarik duta besarnya dari Israel, menurunkan hubungan diplomatik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
Berita Terkini
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved