India Ketir-ketir, Desak IAEA Awasi Senjata Nuklir Pakistan

Jum'at, 16 Mei 2025 - 07:43 WIB
loading...
India Ketir-ketir, Desak...
India cemas dan mendesak IAEA untuk mengawasi senjata nuklir Pakistan. Foto/Brookings
A A A
NEW DELHI - India menyuarakan kecemasannya atas senjata nuklir Pakistan, dengan mendesak Badan Energi Atom Internasional (IAEA) untuk mengawasi senjata berbahaya milik negara Islam tersebut.

Kecemasan New Delhi ini muncul beberapa hari setelah kedua negara bersenjata nuklir itu mengakhiri konflik militer terburuk mereka dalam hampir tiga dekade.

Pertempuran pecah pekan lalu setelah India menyerang apa yang disebutnya "kamp teroris" di Pakistan sebagai balasan atas serangan yang dikatakannya didukung oleh Pakistan di Kashmir India bulan lalu yang menewaskan 26 turis Hindu.

Baca Juga: Pakistan Hancurkan Arogansi India, Tembak Jatuh Jet Tempur Ke-6 New Delhi

Islamabad telah membantah tuduhan tersebut dan kedua negara saling meluncurkan rudal dan pesawat nirawak ke wilayah udara masing-masing sebelum mereka mencapai gencatan senjata yang diumumkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu lalu.

"Apakah senjata nuklir aman di tangan negara yang tidak bertanggung jawab dan jahat seperti itu?" kata Menteri Pertahanan India Rajnath Singh saat berpidato di hadapan para tentara di ibu kota Kashmir yang dikelola India, Srinagar.

"Saya yakin bahwa senjata nuklir Pakistan harus diawasi oleh IAEA," katanya lagi, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (16/5/2025).

Kementerian Luar Negeri Pakistan mengecam pernyataan tersebut. "Pernyataan tersebut menunjukkan ketidakamanan dan frustrasi India tentang pertahanan dan pencegahan efektif Pakistan terhadap agresi India melalui cara konvensional," kata kementerian tersebut dalam sebuah unggahan di media sosial.

IAEA adalah pengawas PBB yang berpusat di Wina yang memantau program nuklir setiap negara untuk memastikan bahwa program tersebut bersifat damai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Berita Terkini
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved