Profil Revolusioner India Mahatma Gandhi: Pemberontak yang Tak Pernah Meneriakkan Perang

Kamis, 15 Mei 2025 - 14:54 WIB
loading...
A A A

Gandhi Dibunuh oleh Kaumnya Sendiri


Pada 30 Januari 1948, Gandhi ditembak oleh Nathuram Godse, seorang ekstremis Hindu, yang menuduh Gandhi terlalu toleran terhadap Muslim.

Dunia berduka. Fisikawan genius Albert Einstein menulis: “Generations to come will scarce believe that such a one as this ever in flesh and blood walked upon this earth (Generasi-generasi yang akan datang nyaris tak akan percaya bahwa sosok seperti ini pernah berjalan di atas bumi dalam wujud darah dan daging)".


Pemberontakan Gandhi Menginspirasi Dunia


Gandhi tidak hanya mengubah India. Prinsip non-kekerasannya merambat ke seluruh dunia. Martin Luther King Jr mengadopsi prinsip "satyagraha" dalam gerakan hak sipil di AS. Nelson Mandela menyebut Gandhi sebagai “guiding light” dalam perjuangan anti-apartheid. Barack Obama pernah mengatakan: “Gandhi’s spirit is still alive in our struggle for justice (Semangat Gandhi masih hidup dalam perjuangan kita untuk keadilan)".

Fakta-fakta Gandhi yang Jarang Disorot


1. Gandhi tak pernah menerima Hadiah Nobel Perdamaian, meski dinominasikan 5 kali.
2. Dia menolak produk Inggris, termasuk pakaian—dan menjahit pakaiannya sendiri dengan alat pemintal (charkha).
3. Dia berpuasa lebih dari 17 kali sebagai bentuk protes damai.
4. Majalah Time menobatkannya sebagai "Man of the Year" pada 1930.

Gandhi membuktikan bahwa pemberontakan tak harus ditandai ledakan, darah, atau spanduk. Dia menjadikan kesabaran, integritas, dan kemurnian niat sebagai senjata. Dia bukan hanya pemimpin gerakan kemerdekaan—dia menggagas ulang makna pemberontakan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pramono Bakal Resmikan Ruang Publik di Rasuna Said dan Stasiun KRL JIS
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved