Polandia Tutup Konsulat Rusia, Kremlin Umbar Ancaman kepada NATO

Senin, 12 Mei 2025 - 21:38 WIB
loading...
Polandia Tutup Konsulat...
Rusia umbar ancaman kepada NATO. Foto/X/@NATO
A A A
MOSKOW - Moskow akan membalas keputusan Polandia yang sembrono untuk menutup Konsulat Rusia di Krakow. Itu diungkapkan juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova.

Menteri Luar Negeri Polandia Radoslaw Sikorski mengumumkan penutupan tersebut pada hari Senin, dengan mengklaim bahwa keputusan tersebut disebabkan oleh dugaan keterlibatan Moskow dalam kebakaran pada bulan Mei 2024 di sebuah mal Warsawa.

Ia mengutip "bukti" yang tidak disebutkan bahwa dinas khusus Rusia "melakukan tindakan sabotase yang tercela terhadap pusat perbelanjaan di Jalan Marywilska." Rusia telah berulang kali membantah tuduhan Barat tentang sabotase di luar negeri.

Pada hari Minggu, Menteri Dalam Negeri Polandia Tomasz Siemoniak mengklaim bahwa tindakan para penyabotase yang dituduhkan "diorganisir dan diarahkan oleh orang yang teridentifikasi yang tinggal di Federasi Rusia." Menurut pejabat tersebut, beberapa pelaku sudah ditahan.

Zakharova mengecam langkah Warsawa, mengatakan kepada Izvestia bahwa Rusia "akan menanggapi langkah-langkah Polandia yang tidak masuk akal."

Baca Juga: Setelah Memberontak 31 Tahun dan Menewaskan 40.000 Orang, PKK Membubarkan Diri

"Warsawa terus dengan sengaja menghancurkan hubungan, bertindak melawan kepentingan warga negara. Tanggapan yang tepat terhadap langkah-langkah yang tidak masuk akal ini akan segera menyusul," tambahnya.

Duta Besar Rusia untuk Polandia, Sergey Andreyev, mengatakan kepada RIA Novosti bahwa Warsawa belum memberi tahu Moskow tentang penutupan konsulat tersebut.

Polandia mengharapkan Rusia untuk menutup salah satu konsulatnya sendiri sebagai tanggapan, mungkin di Kaliningrad atau Irkutsk, seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri mengatakan kepada RIA Novosti.

Kebakaran di Pusat Perbelanjaan Marywilska 44 di Warsawa terjadi pada 12 Mei 2024, yang melalap hampir seluruh kompleks dan menyebabkan atapnya runtuh. Meskipun skala kebakarannya besar, tidak ada korban luka yang dilaporkan.

Pusat perbelanjaan itu menampung sekitar 1.400 toko dan gerai layanan, banyak di antaranya dioperasikan oleh anggota komunitas Vietnam di Warsawa, yang mengalami kerugian finansial yang signifikan.

Polandia, bersama dengan negara-negara Barat lainnya, telah berkali-kali menuduh Rusia melakukan serangan sabotase dan terlibat dalam "perang hibrida" di tengah kebuntuan atas Ukraina. Moskow telah membantah tuduhan ini.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved