Rusia Tidak Takut dengan Ancaman Sanksi Besar-besaran dari Barat

Minggu, 11 Mei 2025 - 14:51 WIB
loading...
Rusia Tidak Takut dengan...
Rusia menyatakan tidak takut dengan ancaman sanksi besar-besaran dari Barat. Foto/Pravda
A A A
MOSKOW - Rusia menyatakan sudah terbiasa dengan tekanan Barat dan tidak takut dengan ancaman sanksi dari negara-negara Barat pendukung Ukraina.

Pernyataan itu disampaikan juru bicara Kremlin Dmitry Peskov saat merespons ancaman sanksi dari Amerika Serikat dan negara-negara Eropa jika Moskow menolak gencatan senjata selama 30 hari dengan Kyiv—yang mulai berlaku Senin besok.

"Kami sudah tahu apa yang akan kami lakukan setelah sanksi diumumkan dan bagaimana kami akan meminimalkan dampaknya," kata Peskov kepada jurnalis Pavel Zarubin pada hari Sabtu.

Baca Juga: Putin Usul Rusia-Ukraina Berunding Langsung Tanpa Prasyarat di Istanbul 15 Mei

Rusia, kata Peskov, telah mempelajari cara-cara efektif untuk melawan tekanan Barat. "Karena itu, menakut-nakuti kami dengan sanksi tidak ada gunanya," ujarnya, seperti dikutip Russia Today.

Pada hari Jumat, pemerintah Inggris mengumumkan apa yang disebutnya sebagai paket sanksi "terbesar yang pernah ada" terhadap Rusia, yang menargetkan jaringan transportasi minyaknya untuk memberikan pukulan terhadap pendapatan energi Moskow.

Langkah-langkah baru itu memasukkan hingga 100 kapal tanker minyak ke dalam daftar hitam yang diklaim Barat sebagai bagian dari "armada bayangan" Rusia, kapal-kapal tua yang beroperasi di luar sistem asuransi Barat.

Sejak perang Rusia-Ukraina pecah lebih dari tiga tahun lalu, pemerintah Inggris berturut-turut telah memberlakukan lebih dari 2.000 sanksi terhadap individu dan entitas Rusia.

Moskow mengatakan langkah itu tidak akan merugikan ekonomi Rusia dan malah akan meningkatkan biaya energi dan inflasi di Eropa.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyerukan gencatan senjata tanpa syarat antara Moskow dan Kyiv, mengancam tindakan sanksi jika gencatan senjata tidak dipatuhi.

“AS dan mitranya akan menjatuhkan sanksi lebih lanjut, jika dilanggar," katanya.

Pada bulan Maret, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa total 28.595 sanksi dijatuhkan pada entitas dan individu Rusia dalam beberapa tahun terakhir—lebih banyak dari jumlah total pada semua negara lain yang digabungkan.

Menurut Putin, Barat berupaya melenyapkan Rusia sebagai pesaing tetapi ekonominya justru tumbuh lebih tangguh di bawah tekanan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
PBB: Israel Sengaja...
PBB: Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak Gaza
Rekomendasi
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Berita Terkini
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
Infografis
Takut Rusia, Negara-negara...
Takut Rusia, Negara-negara NATO Mundur dari Perjanjian Ranjau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved