Menhan Pakistan: Opsi Serangan Nuklir terhadap India Memang Ada, tapi...

Minggu, 11 Mei 2025 - 07:08 WIB
loading...
Menhan Pakistan: Opsi...
Menhan Pakistan Khawaja Asif menyatakan opsi serangan nuklir terhadap India memang ada, tapi dia menyangkal adanya pertemuan badan pengawas persenjataan nuklir. Foto/Brookings
A A A
ISLAMABAD - Menteri Pertahanan (Menhan) Pakistan Khawaja Asif mengatakan opsi serangan nuklir terhadap India memang ada. Tapi dia menyangkal bahwa pertemuan badan militer dan sipil tertinggi yang mengawasi persenjataan nuklir negaranya telah dijadwalkan setelah pertempuran kedua negara pecah.

Militer Pakistan mengatakan sebelumnya bahwa Perdana Menteri Muhammad Shehbaz Sharif telah meminta otoritas pengawas senjata nuklir untuk bertemu. Pihak Kementerian Informasi tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Pertempuran terburuk antara kedua negara bersenjata nuklir sejak 1999 telah menewaskan puluhan orang di kedua belah pihak dan menyebabkan seruan berulang kali untuk de-eskalasi dari Amerika Serikat dan kelompok negara-negara G7.

Baca Juga: Ledakan Menggelegar Beberapa Jam setelah India dan Pakistan Sepakat Gencatan Senjata

“Hal yang Anda bicarakan (opsi serangan nuklir) memang ada, tetapi jangan kita bicarakan itu—kita harus menganggapnya sebagai kemungkinan yang sangat jauh, kita bahkan tidak boleh membahasnya dalam konteks langsung,” kata Asif kepada ARY TV, yang dilansir Minggu (11/5/2025).

“Sebelum kita sampai pada titik itu, saya pikir tensi akan turun. Tidak ada pertemuan yang terjadi di Otoritas Komando Nasional, juga tidak ada pertemuan semacam itu yang dijadwalkan," sangkalnya.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menelepon Kepala Militer Pakistan Jenderal Asim Munir dan Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar, mendesak kedua belah pihak untuk meredakan ketegangan dan membangun kembali komunikasi langsung untuk menghindari salah perhitungan.

“Pendekatan India selalu terukur dan bertanggung jawab dan tetap demikian,” tulis Jaishankar di X setelah panggilan telepon dengan Rubio.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Iran Retas Jaringan...
Iran Retas Jaringan Seluler Timur Tengah Lacak Militer AS
Gempur Yordania, Iran...
Gempur Yordania, Iran Klaim Hancurkan Beberapa Drone MQ-9 dan Hanggar Jet Tempur AS
Rekomendasi
Transformasi Polri di...
Transformasi Polri di Tengah Era Disrupsi Digital
JPU Tolak Permohonan...
JPU Tolak Permohonan PK Nikita Mirzani Terkait Kasus ITE dan TPPU
Keamanan Diperketat...
Keamanan Diperketat Jelang Duel Panas Inggris vs Argentina
Berita Terkini
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Infografis
Pakistan dan India Berperang,...
Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved