Menhan Pakistan: Opsi Serangan Nuklir terhadap India Memang Ada, tapi...

Minggu, 11 Mei 2025 - 07:08 WIB
loading...
A A A
Menteri Luar Negeri Pakistan Mohammad Ishaq Dar mengatakan kepada televisi lokal: "Jika India berhenti di sini, maka kami akan mempertimbangkan untuk berhenti di sini.”

Media India melaporkan bahwa pejabat India dan Pakistan telah berbicara pada hari Sabtu.

Militer India mengomentari serangan militer Pakistan pada hari Sabtu dengan mengatakan: "Semua tindakan permusuhan telah ditangkal secara efektif dan ditanggapi dengan tepat."

"Militer Pakistan telah diamati tengah memindahkan pasukan mereka ke daerah-daerah terdepan, yang menunjukkan niat ofensif untuk lebih meningkatkan situasi," kata Komandan Sayap India Vyomika Singh dalam sebuah konferensi pers.

"Angkatan bersenjata India tetap dalam kondisi kesiapan operasional yang tinggi. Angkatan bersenjata India menegaskan kembali komitmen mereka untuk tidak melakukan eskalasi, asalkan dibalas oleh militer Pakistan," paparnya.

Serangan Pakistan terhadap India


Pakistan pada Sabtu pagi mengatakan telah menargetkan beberapa pangkalan di India termasuk lokasi penyimpanan rudal di wilayah utara India, sebagai tanggapan atas serangan sebelumnya oleh militer India.

India mengatakan ada kerusakan terbatas pada peralatan dan personel di pangkalan Angkatan Udara di daerah Udhampur, Pathankot, Adampur, dan Bhuj. Militernya mengatakan ada beberapa serangan rudal berkecepatan tinggi di beberapa pangkalan udara di Punjab, dan bahwa India telah menanggapi serangan tersebut.

Lima warga sipil tewas dalam serangan di wilayah Jammu dan Kashmir yang dikontrol India, kata polisi daerah setempat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Biaya Perang Pakistan-India...
Biaya Perang Pakistan-India selama 4 Pekan, Siapa Paling Boncos?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved