Ledakan Menggelegar Beberapa Jam setelah India dan Pakistan Sepakat Gencatan Senjata

Minggu, 11 Mei 2025 - 06:06 WIB
loading...
A A A
"Pakistan dan India telah sepakat untuk melakukan gencatan senjata dengan segera," tulis Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar di X.

"Pakistan selalu berusaha untuk perdamaian dan keamanan di kawasan tersebut, tanpa mengorbankan kedaulatan dan integritas teritorialnya!"

Misri sebelumnya mengatakan bahwa para pemimpin operasi militer kedua negara telah berbicara satu sama lain dan sepakat bahwa semua pertempuran akan berhenti pada pukul 17.00 sore waktu India (pukul 11.30 GMT).

Presiden AS Donald Trump menulis di media sosial: "Setelah pembicaraan semalam yang dimediasi oleh Amerika Serikat, saya dengan senang hati mengumumkan bahwa India dan Pakistan telah menyetujui gencatan senjata penuh dan segera. Selamat kepada kedua negara karena telah menggunakan akal sehat dan kecerdasan yang hebat."

Dar mengatakan kepada penyiar Geo News bahwa saluran militer dan hotline antara India dan Pakistan telah diaktifkan, dan tiga lusin negara telah membantu memfasilitasi kesepakatan tersebut.

Pada hari Rabu, India telah menyerang apa yang disebutnya sebagai "infrastruktur teroris" di Kashmir Pakistan dan Pakistan, dua minggu setelah 26 turis Hindu tewas dalam serangan kelompok bersenjata di Kashmir India.

Pakistan membantah tuduhan India bahwa mereka terlibat dalam serangan itu.

Dalam beberapa hari terakhir, militer kedua negara saling tembak dan saling serang dengan pesawat nirawak serta rudal.

Meskipun ada gencatan senjata, dua sumber pemerintah India mengatakan kepada Reuters bahwa tindakan hukuman yang diumumkan oleh India dan dibalas oleh Pakistan, seperti penangguhan perdagangan dan pembatalan visa, akan tetap berlaku untuk saat ini.

Sumber tersebut juga mengatakan Perjanjian Perairan Indus 1960, pakta pembagian air penting yang ditangguhkan India setelah serangan Kashmir, akan tetap ditangguhkan.

Kementerian Luar Negeri India tidak menanggapi permintaan komentar.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan bahwa dia dan Wakil Presiden JD Vance telah berunding dengan Perdana Menteri India Narendra Modi dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar, kepala militer Pakistan Asim Munir, dan dua penasihat keamanan nasional selama 48 jam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Kapolri dan Istri Tinjau...
Kapolri dan Istri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara, Dukung Penguatan UMKM
Pemerintah Bebaskan...
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor Komponen Pesawat dan LPG Petrokimia
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved