Ledakan Menggelegar Beberapa Jam setelah India dan Pakistan Sepakat Gencatan Senjata

Minggu, 11 Mei 2025 - 06:06 WIB
loading...
A A A
Dalam sebuah posting di X, Rubio memuji Modi dan Sharif atas kesepakatan tersebut, yang menurutnya tidak hanya mencakup gencatan senjata segera tetapi juga dimulainya pembicaraan tentang "serangkaian masalah yang luas di tempat netral."

Berita tentang gencatan senjata disambut dengan lega di kedua sisi perbatasan dan otoritas bandara Pakistan mengatakan wilayah udaranya telah dibuka kembali sepenuhnya.

Namun, pelanggaran berikutnya memicu kekhawatiran di India.

"Apa yang baru saja terjadi dengan gencatan senjata? Ledakan terdengar di seluruh Srinagar!!!", tulis Omar Abdullah, kepala menteri Kashmir India, di X.

"Ini bukan gencatan senjata. Unit pertahanan udara di tengah Srinagar baru saja dibuka."

India dan Pakistan telah terlibat dalam pertikaian atas Kashmir sejak kedua negara berdiri pada akhir pemerintahan kolonial Inggris pada tahun 1947.

India yang mayoritas beragama Hindu dan Pakistan yang mayoritas beragama Islam sama-sama menguasai sebagian Kashmir tetapi mengeklaimnya secara penuh.

Mereka telah berperang tiga kali, termasuk dua kali atas Kashmir, di samping banyaknya pertempuran kecil.

India menyalahkan Pakistan atas pemberontakan di wilayah Kashmir yang dimulai pada tahun 1989 dan telah menewaskan puluhan ribu orang. India juga menyalahkan kelompok militan Islam Pakistan atas serangan di tempat lain di India.

Pakistan menolak kedua tuduhan tersebut. Pakistan mengatakan bahwa mereka hanya memberikan dukungan moral, politik, dan diplomatik kepada separatis Kashmir.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan MoU Damai dengan AS, Iran: Kita Siapkan Semua Skenario
Rekomendasi
FIFA Putar Balik Aturan...
FIFA Putar Balik Aturan Aneh usai Insiden Konferensi Pers Hakimi dan Vinicius di Piala Dunia 2026
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
FIFA Larang Suporter...
FIFA Larang Suporter Iran Bawa Bendera Pra-Revolusi di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved