Adu Kuat Senjata Nuklir Pakistan vs India, Mana Lebih Unggul?

Jum'at, 09 Mei 2025 - 18:15 WIB
loading...
Adu Kuat Senjata Nuklir...
Ilustrasi senjata nuklir Pakistan dan India. Foto/telegrafi
A A A
ISLAMABAD - Adu kuat senjata nuklir Pakistan vs India menarik untuk disimak. Kedua negara yang secara geografis bertetangga itu memiliki sejarah panjang ketegangan politik dan konflik militer.

Pakistan dan India termasuk dari sedikit negara di dunia yang dilaporkan memiliki hulu ledak nuklir.

Kemampuan tersebut membuat keduanya cukup disegani negara lain dengan mempertimbangkan kekuatan militernya.

Lalu, bagaimana perbandingan kekuatan senjata nuklir antara Pakistan dan India saat ini? Berikut ulasannya seperti dirangkum dari berbagai sumber.

Adu Kuat Senjata Nuklir Pakistan vs India

1. Jumlah Hulu Ledak Nuklir


Menurut laporan Status of World Nuclear Forces yang dirilis oleh Federasi Ilmuwan Amerika (FAS), India kini diperkirakan memiliki jumlah hulu ledak nuklir lebih banyak dari Pakistan.

Pada satu sisi, India memiliki sekitar 180 hulu ledak nuklir. Sementara itu, Pakistan diperkiraan hanya 170.

Kondisi tersebut merupakan kali pertama dalam lebih dari dua dekade India sukses melampaui Pakistan dalam ukuran stok hulu ledak nuklir.

Melihat ke belakang, pergeseran ini sebenarnya telah diramalkan oleh Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI) dalam laporannya tahun 2024 yang memperkirakan persediaan senjata nuklir India akan melampaui Pakistan.

2. Teknologi dan Sistem Peluncur


India memiliki kemampuan peluncuran nuklir dari tiga matra: darat, laut, dan udara. Misalnya, rudal balistik Agni-V yang mampu menjangkau lebih dari 5.000 km.

Kemudian, India juga disebut mengembangkan teknologi Multiple Independently-targetable Reentry Vehicle (MIRV) guna menempatkan beberapa hulu ledak pada satu rudal.

New Delhi memiliki beberapa pesawat tempur seperti Rafale dan Mirage 2000 yang bisa pula mampu membawa senjata nuklir.

Sementara untuk Pakistan, mereka biasanya berfokus pada rudal balistik jarak pendek hingga menengah seperti Shaheen-3 dan Ghauri. Masing-masing dilaporkan mampu antara 750 hingga 2.000 km.

Selain itu, Pakistan juga dikabarkan sedang mengembangkan rudal jelajah berbasis laut untuk melengkapi triad nuklirnya. Namun, mereka belum memiliki kapal selam bertenaga nuklir seperti India.

3. Fokus Pengembangan Nuklir


Melihat sejarah hingga perkembangan hingga sekarang, India lebih mengutamakan program pertahanan jangka panjang yang stabil.

Sedangkan Pakistan mungkin lebih berorientasi pada pengimbangan kekuatan militer India, sehingga lebih fokus pada peningkatan hulu ledak taktis dan sistem peluncuran jarak pendek.

Meski demikian, India masih menganut kebijakan No First Use (NFU). Artinya, mereka tidak akan menggunakan senjata nuklir kecuali diserang lebih dulu dengan senjata nuklir.

Sementara di sisi Pakistan, mereka tidak pernah menyebut mengadopsi NFU. Pakistan sendiri membuka opsi penggunaan senjata nuklir lebih awal jika merasa terancam secara konvensional.

Demikian ulasan mengenai perbandingan kekuatan senjata nuklir Pakistan vs India.

Baca juga: Apakah Israel Mendukung India dalam Perang Melawan Pakistan?
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Israel Berusaha Pengaruhi...
Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada
Rekomendasi
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Guru MI di Karawang...
Guru MI di Karawang Dilatih Kuasai E-LKPD Berbasis STEM
Inggris vs Ghana 0-0,...
Inggris vs Ghana 0-0, Laga Hambar di Boston
Berita Terkini
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Infografis
9 Rudal Nuklir Pakistan...
9 Rudal Nuklir Pakistan yang Dapat Lenyapkan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved