Saudi Dilaporkan Tangkap Pelantun Alquran Terkenal Sheikh Abdullah Basfar
Senin, 07 September 2020 - 09:57 WIB
loading...
A
A
A
Al-Funaisan adalah seorang profesor universitas dan mantan dekan fakultas Syariah di Universitas Al-Imam di Riyadh.
Namun, beberapa pihak melalui media sosial memuji penahanan mereka sebagai bagian dari tindakan keras terhadap ekstremisme di kerajaan tersebut, berdasarkan rencana Putra Mahkota Saudi Mohammad bin Salman (MBS) untuk mencitrakan Arab Saudi sebagai negara Islam moderat. (Baca juga: Raja Salman kepada Trump: Saudi Bersedia Capai Solusi Permanen untuk Palestina )
Tetapi sejumlah besar orang Saudi mengungkapkan kemarahan mereka atas penahanan mereka, sebagaimana dilaporkan surat kabar Rai Al Youm."Elite yang kita butuhkan ada di penjara," kecam seorang warga Arab Saudi di Twitter yang dikutip surat kabar tersebut.
Akun Twitter warga Saudi lainnya berkomentar; "Ulama kami ditahan secara sewenang-wenang, sementara orang-orang tidak berharga menikmati kebebasan dan menyebarkan korupsi di negara ini. Ini adalah kampanye terbuka untuk menyingkirkan Islam dan menyebarkan kejahatan di tanah Haramin."
Pemerintah Arab Saudi belum berkomentar atas laporan penangkapan dan penahanan kedua tokoh Muslim tersebut.
Namun, beberapa pihak melalui media sosial memuji penahanan mereka sebagai bagian dari tindakan keras terhadap ekstremisme di kerajaan tersebut, berdasarkan rencana Putra Mahkota Saudi Mohammad bin Salman (MBS) untuk mencitrakan Arab Saudi sebagai negara Islam moderat. (Baca juga: Raja Salman kepada Trump: Saudi Bersedia Capai Solusi Permanen untuk Palestina )
Tetapi sejumlah besar orang Saudi mengungkapkan kemarahan mereka atas penahanan mereka, sebagaimana dilaporkan surat kabar Rai Al Youm."Elite yang kita butuhkan ada di penjara," kecam seorang warga Arab Saudi di Twitter yang dikutip surat kabar tersebut.
Akun Twitter warga Saudi lainnya berkomentar; "Ulama kami ditahan secara sewenang-wenang, sementara orang-orang tidak berharga menikmati kebebasan dan menyebarkan korupsi di negara ini. Ini adalah kampanye terbuka untuk menyingkirkan Islam dan menyebarkan kejahatan di tanah Haramin."
Pemerintah Arab Saudi belum berkomentar atas laporan penangkapan dan penahanan kedua tokoh Muslim tersebut.
(min)
Lihat Juga :