Raja Salman kepada Trump: Saudi Bersedia Capai Solusi Permanen untuk Palestina
Senin, 07 September 2020 - 07:52 WIB
loading...
Presiden Amerika Serikat Donald John Trump (kiri) dan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dari Kerajaan Arab Saudi. Foto/Al Arabiya English
A
A
A
RIYADH - Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dari Kerajaan Arab Saudi melakukan kontak telepon dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Dalam percakapan itu, raja mengatakan bahwa Arab Saudi menyatakan kesediaannya untuk "mencapai solusi permanen dan adil bagi perjuangan Palestina untuk membawa perdamaian". (Baca: Saudi Izinkan Semua Negara Terbang di Langitnya, Termasuk Israel )
Percakapan telepon kedua pemimpin tersebut berlangsung hari Minggu sebagaimana dilaporkan media pemerintah Arab Saudi, Saudi Press Agency (SPA), Senin (7/9/2020).
Raja Salman menambahkan bahwa itu adalah titik awal untuk upaya Kerajaan Arab Saudi dan Prakarsa Perdamaian Arab tahun 2002.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Saudi Faisal bin Furhan mengomentari kesepakatan masa depan Israel-Uni Emirat Arab (UEA), dengan mengatakan bahwa Kerajaan Arab Saudi tetap teguh dalam posisinya pada perjuangan Palestina dan mendukung Inisiatif Perdamaian Arab serta resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan untuk menciptakan kemerdekaan Negara Palestina dengan ibu kota di Yerusalem Timur. (Baca: Sebuah Buku Ungkap Gaya Hidup Putra Mahkota Saudi, Termasuk Pesta 150 Model Cantik )
Dalam percakapan itu, raja mengatakan bahwa Arab Saudi menyatakan kesediaannya untuk "mencapai solusi permanen dan adil bagi perjuangan Palestina untuk membawa perdamaian". (Baca: Saudi Izinkan Semua Negara Terbang di Langitnya, Termasuk Israel )
Percakapan telepon kedua pemimpin tersebut berlangsung hari Minggu sebagaimana dilaporkan media pemerintah Arab Saudi, Saudi Press Agency (SPA), Senin (7/9/2020).
Raja Salman menambahkan bahwa itu adalah titik awal untuk upaya Kerajaan Arab Saudi dan Prakarsa Perdamaian Arab tahun 2002.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Saudi Faisal bin Furhan mengomentari kesepakatan masa depan Israel-Uni Emirat Arab (UEA), dengan mengatakan bahwa Kerajaan Arab Saudi tetap teguh dalam posisinya pada perjuangan Palestina dan mendukung Inisiatif Perdamaian Arab serta resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan untuk menciptakan kemerdekaan Negara Palestina dengan ibu kota di Yerusalem Timur. (Baca: Sebuah Buku Ungkap Gaya Hidup Putra Mahkota Saudi, Termasuk Pesta 150 Model Cantik )
Lihat Juga :