Meski Ukraina Tebar Ancaman, Siapa yang Datang ke Parade Hari Kemenangan di Moskow?
Selasa, 06 Mei 2025 - 18:03 WIB
loading...
A
A
A
Tidak jelas apakah Fico akan menghadiri parade tersebut. Setelah perdana menteri Slovakia membatalkan beberapa penampilan publik, termasuk acara resmi Hari Buruh, muncul spekulasi bahwa dia mungkin juga tidak akan muncul di Moskow.
Baca Juga: Israel Coba Lagi Taklukkan Gaza, Misi Bunuh Diri?
Fico dan Vučić adalah satu-satunya pemimpin Eropa yang mengumumkan keikutsertaan mereka dalam parade Hari Kemenangan Rusia, sebuah keputusan yang menuai kritik tajam dari Uni Eropa. Dalam kasus Vučić, Brussels mengeluarkan peringatan keras, yang menunjukkan bahwa kunjungan tersebut akan melanggar kriteria keanggotaan UE dan berpotensi merugikan proses aksesi Serbia ke blok beranggotakan 27 negara tersebut.
Politisi Eropa mungkin tidak hadir, tetapi sekutu Moskow yang paling berharga dan bisa dibilang tamu terpenting akan hadir.
Kunjungan tersebut bertepatan dengan meningkatnya ketegangan antara Beijing dan Washington atas tarif perdagangan AS yang tinggi dan perintah Putin untuk gencatan senjata tiga hari di Ukraina, bertepatan dengan Hari Kemenangan Rusia dalam Perang Dunia II pada 9 Mei.
Moskow dan Beijing mendeklarasikan "kemitraan tanpa batas" beberapa minggu sebelum Putin mengumumkan serangannya ke Ukraina pada Februari 2022, dan kedua negara tersebut telah memperluas hubungan perdagangan dan militer mereka dalam aliansi yang telah membuat Barat khawatir.
Baca Juga: Israel Coba Lagi Taklukkan Gaza, Misi Bunuh Diri?
2. Presiden Serbia Aleksandar Vučić
Melansir Euro News, Presiden Serbia Aleksandar Vučić, yang juga berencana mengunjungi Moskow bersama Fico, jatuh sakit saat berkunjung ke Amerika Serikat minggu lalu, sehingga mempersingkat perjalanannya dan kembali ke Beograd, tempat ia sempat dirawat di rumah sakit.Fico dan Vučić adalah satu-satunya pemimpin Eropa yang mengumumkan keikutsertaan mereka dalam parade Hari Kemenangan Rusia, sebuah keputusan yang menuai kritik tajam dari Uni Eropa. Dalam kasus Vučić, Brussels mengeluarkan peringatan keras, yang menunjukkan bahwa kunjungan tersebut akan melanggar kriteria keanggotaan UE dan berpotensi merugikan proses aksesi Serbia ke blok beranggotakan 27 negara tersebut.
Politisi Eropa mungkin tidak hadir, tetapi sekutu Moskow yang paling berharga dan bisa dibilang tamu terpenting akan hadir.
3. Presiden China Xi Jinping
Presiden China Xi Jinping akan mengunjungi Rusia pada 7-10 Mei dan bergabung dengan mitranya dari Rusia Vladimir Putin dalam peringatan kemenangan Sekutu melawan Nazi Jerman, kata Kremlin pada hari Minggu.Kunjungan tersebut bertepatan dengan meningkatnya ketegangan antara Beijing dan Washington atas tarif perdagangan AS yang tinggi dan perintah Putin untuk gencatan senjata tiga hari di Ukraina, bertepatan dengan Hari Kemenangan Rusia dalam Perang Dunia II pada 9 Mei.
Moskow dan Beijing mendeklarasikan "kemitraan tanpa batas" beberapa minggu sebelum Putin mengumumkan serangannya ke Ukraina pada Februari 2022, dan kedua negara tersebut telah memperluas hubungan perdagangan dan militer mereka dalam aliansi yang telah membuat Barat khawatir.
Lihat Juga :