Profil Tariq Rodriguez, Jemaah Haji Asal Spanyol yang Berkuda ke Arab Saudi
Selasa, 06 Mei 2025 - 02:35 WIB
loading...
Tariq Rodriguez bersama dua rekannya berkuda menuju Mekkah untuk berhaji. Foto/Turkiyetoday
A
A
A
MEKKAH - Tariq Rodriguez bersama dua sahabat lainnya yang berangkat dari Spanyol untuk melaksanakan ibadah haji selama beberapa bulan perjalanan dengan menunggang kuda.
Misi Rodriguez tentunya bukan perjalanan yang lazim dilakukan banyak orang. Tapi, dia melakukan itu mengemban banyak misi mulia.
Dengan menunggang kuda, mereka menempuh perjalanan lebih dari 8.000 kilometer, melewati Italia, Slovenia, Kroasia, Bosnia dan Herzegovina, Montenegro, Kosovo, Makedonia Utara, Bulgaria, Yunani, dan Turki sebelum mencapai Arab Saudi.
Selama singgah di Sarajevo, para peziarah menjelajahi distrik Bascarsija yang bersejarah dengan menunggang kuda, yang menarik perhatian besar dari wisatawan dan penduduk setempat.
Ziarah yang menginspirasi ini tidak hanya menghidupkan kembali tradisi kuno tetapi juga menyoroti ikatan spiritual yang langgeng di antara umat Muslim dari seluruh dunia, saat mereka mengikuti jejak para leluhur mereka dalam perjalanan mereka untuk memenuhi salah satu tugas paling suci dalam Islam.
Misi Rodriguez tentunya bukan perjalanan yang lazim dilakukan banyak orang. Tapi, dia melakukan itu mengemban banyak misi mulia.
Profil Tariq Rodriguez, Jemaah Haji Asal Spanyol yang Berkuda ke Arab Saudi
1. Menyusuri Rute Ibadah Haji Zaman Kejayaan Muslim Andalusia
Tariq Rodriguez bersama dua kawannya memulai perjalanan mereka dari Spanyol selatan dengan tujuan menelusuri kembali rute ziarah yang ditempuh oleh umat Muslim Andalusia 500 tahun yang lalu.Dengan menunggang kuda, mereka menempuh perjalanan lebih dari 8.000 kilometer, melewati Italia, Slovenia, Kroasia, Bosnia dan Herzegovina, Montenegro, Kosovo, Makedonia Utara, Bulgaria, Yunani, dan Turki sebelum mencapai Arab Saudi.
Selama singgah di Sarajevo, para peziarah menjelajahi distrik Bascarsija yang bersejarah dengan menunggang kuda, yang menarik perhatian besar dari wisatawan dan penduduk setempat.
Ziarah yang menginspirasi ini tidak hanya menghidupkan kembali tradisi kuno tetapi juga menyoroti ikatan spiritual yang langgeng di antara umat Muslim dari seluruh dunia, saat mereka mengikuti jejak para leluhur mereka dalam perjalanan mereka untuk memenuhi salah satu tugas paling suci dalam Islam.
Lihat Juga :