Putin Tegaskan Rusia adalah Negara Para Pemenang

Kamis, 01 Mei 2025 - 21:45 WIB
loading...
Putin Tegaskan Rusia...
Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto/sputnik
A A A
MOSKOW - Presiden Vladimir Putin menggambarkan Rusia sebagai negara para pemenang, memuji peran negara tersebut saat Uni Soviet mengalahkan Nazi Jerman dalam Perang Dunia II.

Pemimpin Rusia menyampaikan pernyataan tersebut pada hari Rabu (30/4/2025) di Znanie, dalam maraton edukasi pertama di Moskow, yang diadakan menjelang peringatan 80 tahun kemenangan Soviet pada tahun 1945.

Putin menekankan pengorbanan yang dilakukan semua republik Soviet selama perang, dengan fokus khusus pada kontribusi Rusia.

"Demi kemenangan, tidak seorang pun yang menghindarkan diri mereka sendiri," ujar dia. "Rusia, karena skalanya, tentu saja memberikan kontribusi terbesar bagi kemenangan ini. Rusia memberikan yang terbanyak, putra dan putrinya yang gugur membela tanah air dan masa depan kita bersama."

Putin menambahkan negara-negara yang kalah dalam perang kini mencoba menguliahi Rusia dan "memutarbalikkan kebenaran."

Namun, ia menegaskan, “Rusia tanpa diragukan lagi, adalah negara para pemenang dan terus mempertahankan pendiriannya.”

“Ketika saya mengatakan ‘bangsa’, yang saya maksud adalah semua orang, semua kelompok etnis di bekas Uni Soviet, dan tentu saja, Rusia,” tegas Putin.

Moskow memandang kemenangan atas Nazi Jerman sebagai simbol ketahanan nasional yang mendalam, karena Uni Soviet diperkirakan kehilangan 26,6 juta jiwa selama perang.

Untuk peringatan tahun ini, pemerintah Rusia telah memberikan banyak undangan, termasuk kepada para pemimpin China, India, dan Brasil, serta banyak pemimpin internasional lainnya.

Rusia akan merayakan ulang tahun kekalahan fasisme Uni Soviet dan mengadakan parade Hari Kemenangan tahunannya di Lapangan Merah pada tanggal 9 Mei.

Lebih dari 20 pemimpin asing diperkirakan akan hadir, termasuk Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, Presiden China Xi Jinping, Perdana Menteri Slowakia Robert Fico, Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva, Presiden Serbia Aleksandar Vucic, Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan, Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev, dan Presiden Uzbekistan Shavkat Mirziyoyev.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas telah memperingatkan para pemimpin negara-negara kandidat anggota UE agar tidak menghadiri perayaan Rusia.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengecam komentar Kallas sebagai bentuk kebangkitan kembali Nazisme.

Baca juga: Kebakaran Israel Berkobar Mendekati Yerusalem pada Hari Kedua, Zionis Darurat Nasional
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Pulisic Absen, Amerika...
Pulisic Absen, Amerika Serikat Bungkam Australia 2-0 di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Infografis
Tegaskan Status Negara...
Tegaskan Status Negara Berdaulat, Taiwan Lawan China di PBB
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved