India Terlalu Mengekang Kashmir, Apakah Modi Kena Karma?
Senin, 28 April 2025 - 02:20 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, Sumantra Bose, seorang profesor ilmu politik di Universitas Krea di India, memberi tahu Al Jazeera bahwa negara itu saat ini didominasi oleh garis keras nasionalis.
“Ada kehebohan media dan kemarahan yang meluas saat masyarakat menyerukan balas dendam dan pembalasan,” katanya, mengacu pada suasana setelah serangan mematikan Pahalgam pada hari Selasa.
“Dan tentu saja, pidato Perdana Menteri Modi kemarin semakin memanaskan suasana,” tegas Bose.
Profesor itu mengatakan kemarahan itu juga karena para turis yang terbunuh itu datang dari seluruh India.
“Jadi mayat-mayat kembali ke kota-kota di seluruh negeri,” katanya.
“Suasana di sini benar-benar panas dan sebagian besar media India memainkan peran besar dalam memicu keterkejutan dan kemarahan yang telah meliputi negara itu,” pungkasnya.
“Ada kehebohan media dan kemarahan yang meluas saat masyarakat menyerukan balas dendam dan pembalasan,” katanya, mengacu pada suasana setelah serangan mematikan Pahalgam pada hari Selasa.
“Dan tentu saja, pidato Perdana Menteri Modi kemarin semakin memanaskan suasana,” tegas Bose.
Profesor itu mengatakan kemarahan itu juga karena para turis yang terbunuh itu datang dari seluruh India.
“Jadi mayat-mayat kembali ke kota-kota di seluruh negeri,” katanya.
“Suasana di sini benar-benar panas dan sebagian besar media India memainkan peran besar dalam memicu keterkejutan dan kemarahan yang telah meliputi negara itu,” pungkasnya.
(ahm)
Lihat Juga :