Paus Fransiskus Dimakamkan Besok, Jet Tempur dan Sniper Dikerahkan

Jum'at, 25 April 2025 - 15:30 WIB
loading...
Paus Fransiskus Dimakamkan...
Jenazah Paus Fransiskus akan dimakamkan Sabtu besok. Jet tempur dan sniper polisi khusus mulai dikerahkan. Foto/Vatican News
A A A
VATIKAN - Jenazah Paus Fransiskus akan dimakamkan pada Sabtu (26/4/2025) besok.

Vatikan telah meluncurkan rencana keamanan besar-besaran ketika para bangsawan, presiden, dan ratusan ribu umat Katolik menuju Roma untuk menghadiri pemakaman Paus Fransiskus.

Para kardinal telah mulai berdatangan dari seluruh dunia untuk upacara dan konklaf—proses pemungutan suara rahasia untuk memilih paus baru.

Jenazah paus asal Argentina itu sementara disemayamkan di Basilika Santo Petrus, menarik perhatian puluhan ribu pelayat.

"Kami telah waspada sejak Senin, kata kata seorang anggota Garda Swiss, ketika Paus Fransiskus yang berusia 88 tahun meninggal.

Baca Juga: Para Kardinal Bertemu Tetapkan Tanggal Pemakaman Paus Fransiskus dan Bahas Pemilihan Paus Baru

Garda Swiss adalah tentara yang bertanggung jawab atas keamanan Paus, yang terkenal dengan seragam bergaris-garis warna-warni mereka.

"Dan beberapa hari ke depan akan sangat sulit," kata personel tersebut, yang ingin tetap anonim, kepada AFP.

Turis yang sudah dihadapkan dengan banyak lokasi konstruksi di Ibu Kota Italia, Roma, dan transportasi umum yang buruk kini mendapati diri mereka berada di pusat karantina yang akan berlangsung selama beberapa minggu.

Jet tempur bersiaga dan unit sniper polisi khusus dikerahkan di atap gedung-gedung di sepanjang Via della Conciliazione, jalan besar yang mengarah ke Lapangan Santo Petrus.

Zona larangan terbang 24 jam di atas Roma sudah diberlakukan.

Daftar tamu VIP politik untuk pemakaman tersebut meliputi Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva, dan Presiden Argentina Javier Milei.

Raja Belgia dan Spanyol akan hadir, begitu pula Pangeran William dari Inggris.

Secara keseluruhan, diperkirakan ada 150 hingga 170 delegasi— dan semuanya akan membutuhkan pengawalan polisi.

Kontrol yang Sangat Ketat


Untuk pemakaman Yohanes Paulus II pada bulan April 2005, lebih dari 10.000 petugas penegak hukum dikerahkan di Kota Abadi, yang menampung sekitar 200 delegasi.

Saat jenazah Paus Fransiskus disemayamkan, polisi Italia mendirikan pos pemeriksaan di sekitar Vatikan.

"Seluruh area St Peter, dan bukan hanya itu, akan dikenakan kontrol yang sangat ketat," demikian peringatan Prefek Roma Lamberto Giannini.

Helikopter polisi terbang tanpa henti di atas pusat bersejarah Roma dan jalan menuju Vatikan.

Para peziarah yang memasuki St Peter harus melalui pemeriksaan keamanan ala bandara, meletakkan barang-barang mereka di pemindai sinar-X sementara polisi melakukan pemeriksaan acak terhadap tas ransel di area tersebut.

Seorang petugas mengatakan kepada AFP, "Beberapa ratus petugas polisi bertugas di sekitar lokasi."

Badan Perlindungan Sipil Italia mengerahkan antara 2.000 dan 2.500 relawan untuk mengawasi umat beriman yang memasuki Lapangan St Peter untuk memberikan penghormatan terakhir atau menghadiri pemakaman Paus Fransiskus.

Sekitar 500 dokter dan perawat dari perlindungan sipil dan layanan kesehatan regional akan hadir, dengan ambulans yang siap sedia, kata juru bicara lembaga tersebut Pierfrancesco Demilito kepada AFP.

"Tidak mungkin untuk mengetahui berapa banyak orang yang akan hadir pada hari pemakaman, karena banyak umat beriman yang bisa datang dan pergi, tetapi sedikitnya beberapa ratus ribu diperkirakan akan hadir," katanya.

Pihaknya siap untuk menambah jumlah relawan jika diperlukan.

Pemakaman Paus Benediktus XVI pada tahun 2023 menarik sekitar 200.000 orang tetapi ini adalah tahun Katolik yang istimewa— tahun Yubelium yang suci—jadi setidaknya 250.000 umat beriman diperkirakan akan hadir untuk Paus Fransiskus.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Jet Militer Pembawa...
Jet Militer Pembawa Menhan Inggris Diduga Dikerjai Rusia, Tiba-tiba Gangguan Sinyal
Menhan Sjafrie Sangkal...
Menhan Sjafrie Sangkal Surat yang Diteken Beri Akses Udara Indonesia untuk Jet Tempur AS
2 Jet Tempur EA-18 AS...
2 Jet Tempur EA-18 AS Tabrakan, Jatuh, dan Meledak, 4 Awak Melontarkan Diri
Ironi Jet Tempur Siluman...
Ironi Jet Tempur Siluman F-35: Diklaim Canggih dan Digdaya di Langit, tapi Karatan
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Sandy Tumiwa Unggah...
Sandy Tumiwa Unggah Foto Bareng Tessa Kaunang, Captionnya Bikin Hebol Lagi
Nonton Microdrama V+Short...
Nonton Microdrama V+Short Lebih Puas, Upgrade ke VIP Plan Sesuai Kebutuhan!
Berita Terkini
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved