Menhan Sjafrie Sangkal Surat yang Diteken Beri Akses Udara Indonesia untuk Jet Tempur AS

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:06 WIB
loading...
Menhan Sjafrie Sangkal...
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin sangkal surat yang diteken dengan Menteri Perang AS Pete Hegseth berisi komitmen pemberian akses udara RI untuk jet tempur AS. Foto/US Air Force
A A A
JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan dia memang menandatangani surat pernyataan niat (letter of intent) bulan lalu dengan Menteri Perang Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth terkait akses pesawat militer AS ke wilayah udara Indonesia. Namun, Sjafrie menegaskan tidak ada komitmen yang dibuat.

Dalam rapat dengan parlemen, Selasa (19/5/2026), Menhan Sjafrie mengatakan surat pernyataan niat yang ditandatangani di Washington menyebutkan penghormatan terhadap integritas teritorial masing-masing negara, perlunya mekanisme jika Indonesia menyetujui akses wilayah udara, dan penghormatan terhadap hukum setempat.

Baca Juga: Pakar: Indonesia Berisiko Terseret Konflik Jika Izinkan Wilayahnya Diakses Jet Tempur AS

“Kami tidak membuat satu pun komitmen dengan AS terkait wilayah udara. Kami menjunjung tinggi konstitusi dan kepentingan nasional kami,” kata Sjafrie.

Masalah akses lintas udara menimbulkan kontroversi di Indonesia bulan lalu. Kementerian Luar Negeri memperingatkan Kementerian Pertahanan bahwa usulan untuk memberikan izin "menyeluruh" kepada militer AS untuk terbang di atas wilayah Indonesia dapat berisiko melibatkan Jakarta dalam potensi konflik Laut China Selatan, seperti yang dilaporkan Reuters.

Sjafrie mengatakan Hegseth telah mengajukan permintaan akses lintas udara tahun lalu selama pertemuan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN). Hegseth menyebutkan alasan darurat ketika meminta akses tersebut, kata Sjafrie tanpa memberikan detail lebih lanjut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Diiringi Jutaan Pelayat,...
Diiringi Jutaan Pelayat, Jenazah Ali Khamenei Dimakamkan di Kota Mashhad
Pesawat Cessna Jatuh...
Pesawat Cessna Jatuh di Hutan, 10 Orang Tewas
Rekomendasi
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
Usai Gugat Hak Asuh...
Usai Gugat Hak Asuh Anak, Pertemuan Ruben Onsu dan Sarwendah Mendadak Dibatalkan
Alexis Mac Allister...
Alexis Mac Allister Cetak Gol, Argentina Unggul atas Swiss 1-0
Berita Terkini
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
Horor! Jendela Pesawat...
Horor! Jendela Pesawat Terlepas di Tengah Penerbangan, Seorang Penumpang Nyaris Tersedot Keluar
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved