Krimea Masuk Wilayah Ukraina atau Rusia? Sejarah Panjang Sejak Era Ottoman hingga Kini

Jum'at, 25 April 2025 - 16:00 WIB
loading...
A A A

1. Latar Belakang: Revolusi Ukraina


Pada akhir tahun 2013 hingga awal 2014, Ukraina mengalami gejolak politik besar yang dikenal sebagai Euromaidan.

Protes rakyat terhadap Presiden pro-Rusia, Viktor Yanukovych, berujung pada penggulingannya.

Pemerintahan baru yang lebih pro-Barat dan pro-Uni Eropa menggantikan kekuasaan, yang menyebabkan ketegangan dengan Rusia.

2. Intervensi Rusia di Krimea


Menanggapi pergantian rezim di Kiev dan dengan alasan melindungi warga etnis Rusia di Krimea, Rusia mengirim pasukan tidak berseragam resmi (dikenal sebagai "little green men") ke Krimea pada Februari 2014.

Pasukan ini mengambil alih gedung-gedung pemerintahan dan pangkalan militer.

3. Referendum Krimea


Pada 16 Maret 2014, diselenggarakan referendum di Krimea, yang disebut Rusia sebagai demokratis dan sah, di mana diklaim lebih dari 90% pemilih memilih bergabung dengan Rusia.

Namun, referendum ini tidak diakui Ukraina dan sebagian komunitas internasional, yang menyatakan proses tersebut dilakukan di bawah tekanan militer dan melanggar hukum internasional.

4. Aneksasi Resmi oleh Rusia


Pada 18 Maret 2014, Presiden Vladimir Putin menandatangani dokumen aneksasi Krimea, menjadikannya bagian dari Federasi Rusia sebagai dua entitas baru: Republik Krimea dan Kota Federal Sevastopol.

Perspektif Hukum Internasional

1. Pandangan Ukraina dan Mayoritas Negara


Menurut hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), prinsip integritas teritorial suatu negara adalah mutlak.

Maka dari itu, Ukraina dan hampir semua negara anggota PBB menganggap Krimea adalah bagian sah dari Ukraina, dan aneksasi Rusia dianggap ilegal.

2. Resolusi Majelis Umum PBB


Pada 27 Maret 2014, Majelis Umum PBB mengesahkan Resolusi 68/262, yang menyatakan referendum di Krimea tidak sah dan menegaskan kembali dukungan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina, termasuk Krimea.

Sebanyak 100 negara mendukung resolusi ini, sementara hanya 11 negara yang menentang, termasuk Rusia, Suriah, Korea Utara, dan Venezuela.

3. Pandangan Rusia


Rusia berpendapat referendum merupakan hak penentuan nasib sendiri (self-determination) rakyat Krimea dan membandingkannya dengan kasus Kosovo.

Rusia juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap hak-hak etnis Rusia di wilayah tersebut.

Dampak Politik dan Geopolitik

1. Sanksi Internasional


Sebagai tanggapan atas aneksasi tersebut, negara-negara Barat termasuk Amerika Serikat, Uni Eropa, Kanada, dan lainnya, memberlakukan sanksi ekonomi terhadap Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Maskapai Eropa Diminta...
Maskapai Eropa Diminta Tak Melintasi Langit Teluk, Ancaman Rudal dan Drone Mengintai
AS Terus Gempur Iran,...
AS Terus Gempur Iran, Serangan Meluas Tak Hanya di Pesisir Selat Hormuz
Rekomendasi
KPK Tak Bisa Ambil Alih...
KPK Tak Bisa Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah seperti Pungut Barang di Jalan
Usai Diduga Singgung...
Usai Diduga Singgung Syifa Hadju, Anjasmara Minta Maaf: Bukan Orang yang Kalian Kira
Keonho CORTIS Alami...
Keonho CORTIS Alami Patah Tulang Jelang Tur Solo Perdana
Berita Terkini
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Infografis
Tentara Rusia Rebut...
Tentara Rusia Rebut Wilayah Seukuran Singapura dari Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved