Marah 26 Turis Hindu Dibantai di Kashmir, India Lakukan 5 Pembalasan pada Pakistan
Kamis, 24 April 2025 - 09:56 WIB
loading...
A
A
A
“Perjanjian Air Sungai Indus tahun 1960 akan ditangguhkan dengan segera hingga Pakistan secara kredibel dan tidak dapat ditarik kembali melepaskan dukungannya terhadap terorisme lintas batas,” kata Misri, seperti dikutip RT, Kamis (24/4/2025).
Setidaknya 26 turis Hindu, termasuk dua wisatawan asing, tewas oleh serangan kelompok TRF di wilayah Jammu dan Kashmir yang dikendalikan India.
Kelompok itu melepaskan tembakan ke arah wisatawan yang sedang mengunjungi tempat terkenal, padang rumput Baisaran, di hulu Pahalgam di Jammu dan Kashmir pada Selasa sore.
Lebih dari 20 orang juga terluka, beberapa mengalami luka kritis. Kelompok TRF telah mengaku bertanggung jawab atas serangan mengerikan tersebut.
New Delhi telah lama menuduh Pakistan mendukung terorisme lintas batas—sebuah klaim yang dibantah oleh Islamabad.
Kementerian Luar Negeri Pakistan pada hari Rabu menyatakan "kekhawatiran" atas hilangnya nyawa, menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan berharap "yang terluka segera pulih."
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif telah mengadakan pertemuan Komite Keamanan Nasional untuk menilai situasi tersebut.
Setidaknya 26 turis Hindu, termasuk dua wisatawan asing, tewas oleh serangan kelompok TRF di wilayah Jammu dan Kashmir yang dikendalikan India.
Kelompok itu melepaskan tembakan ke arah wisatawan yang sedang mengunjungi tempat terkenal, padang rumput Baisaran, di hulu Pahalgam di Jammu dan Kashmir pada Selasa sore.
Lebih dari 20 orang juga terluka, beberapa mengalami luka kritis. Kelompok TRF telah mengaku bertanggung jawab atas serangan mengerikan tersebut.
New Delhi telah lama menuduh Pakistan mendukung terorisme lintas batas—sebuah klaim yang dibantah oleh Islamabad.
Kementerian Luar Negeri Pakistan pada hari Rabu menyatakan "kekhawatiran" atas hilangnya nyawa, menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan berharap "yang terluka segera pulih."
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif telah mengadakan pertemuan Komite Keamanan Nasional untuk menilai situasi tersebut.
(mas)
Lihat Juga :